Seminar Parenting POMG SDIT Al Mumtaz

Tingkatkan Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Pengasuhan Anak

PONTIANAK — Persatuan Orang Tua Murid dan Guru (POMG) Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Al-Mumtaz Pontianak, kembali menggelar seminar parenting, Minggu (6/10).

Kali ini, seminar parenting mengusung tema ‘Sukses Mengasah 7 Indera Ajaib dalam Membentuk Anak Jenius Berkarakter’. Seminar itu menghadirkan narasumber Profesional Grafologist atau Analisa Tulisan Tangan untuk Mengetahui Potensi dan Masalah Tumbuh Kembang Anak, Aning Rahmawati, ST, itu diikuti seluruh orang tua murid, SDIT Al-Mumtaz Pontianak.
Perempuan yang karib disapa Bund A, itu menjelaskan, setiap anak lahir dengan 34 bakat di dalam dirinya. Hanya saja, kata dia, dari 34 itu ada tujuh bakat utama yang akan menonjol dalam diri anak.

Menurut Bund A, pola pengasuhan akan berjalan baik kalau tujuh indera ajaib anak terasah dengan baik. Selain itu juga dapat menciptakan generasi yang cerdas secara akademis, mandiri perilaku atau tangguh, serta baik akhlaknya.

Bund A menambahkan ketika buah hati lahir, maka yang lebih dulu berfungsi adalah indera pendengaran.
Bund A menambahkan ketika tidur, indera pendengaran adalah indera yang tetap bekerja. Menurutnya pula, ketika meninggal dunia, pendengaran adalah yang indera terakhir berfungsi.
“Jejak cinta yang diberikan orang tua kepada anak, akan berguna kelak saat dia dewasa. Ketika anak-anak sedang rapuh, dia tak akan tergelincir. Dia akan tetap mencari Tuhannya,” ungkapnya.

Ketua POMG SDIT AlMumtaz Pontianak Chlora Apriyanti ST menuturkan secara keseluruhan acara yang dilaksanakan di Hotel Kapuas Palace Pontianak ini berjalan dengan baik. Peserta terlihat menikmati jalannya acara. Hal ini dilihat dari bertahannya peserta hingga akhir. Perempuan yang akrab disapa Chlora ini berharap semoga ke depannya orang tua semakin menyadari pentingnya kerja sama dua arah.

“Baik antara pengasuhan di rumah dan sinergi pendidikan di sekolah sehingga menumbuhkan semangat belajar untuk hasil yang diharapkan,” katanya.

Chlora berharap sinergi antara orang tua dan sekolah terus meningkat. Menurut dia, sinergi itu akan menciptakan kemudahan dalam memajukan pendidikan untuk anak, sehingga kelak menjadi manusia yang berakhlak, berilmu, dan berbudi pekerti luhur. (ghe/ser)

loading...