Sempat Menginap di Sintang, Berikut Rute Kunjungan Sajadah Fajar

PONTIANAK – Sajadah Fajar angkat bicara terkait safari dakwah mereka ke Putussibau, Kapuas Hulu, yang dilakukan akhir Februari yang lalu. Tak hanya ke Putussibau, mereka juga sempat menginap di Sintang. Kegiatan mereka, mulai dari kunjungan ke masjid, ramah tamah, hingga wisata.

Edo Tobing, Ketua rombongan Sajadah Fajar mengatakan, safari ke Putussibau, dilaksanakan pada tanggal 27 Februari hingga 1 Maret 2020.

“Kegiatan itu diikuti sebanyak 65 orang. Kami menggunakan dua bus,” ungkap dia, kepada Pontianak Post, Selasa (7/4).

Dia menceritakan, rombongan bertolak dari Kota Pontianak pada tanggal 27 Februari, dan sampai di Putussibau pada 28 Februari. Sempat mengalami kendala diperjalanan sehingga memakan waktu tempuh yang cukup panjang. Selama di sana, pihaknya berkunjung ke Masjid Agung, serta sempat mengadakan acara ramah tamah di Pendopo Bupati.

“Acara ramah tamah dihadiri oleh dewan masjid, IPHI, serta ormas-ormas Islam di Putussibau lainnya,” kata dia.

Dia melanjutkan, kegiatan di Putusibau berakhir pada 29 Februari. Dalam perjalanan menuju Pontianak, rombongan sempat singgah di Sintang, dan menginap sehari di sana.

Tetapi ketika di Sintang, empat orang jemaah, termasuk pasien positif nomor 06 – yang kemudian meninggal- pulang terlebih dahulu karena ada urusan keluarga.

Sementara jemaah lainnya baru pulang ke Pontianak sehari setelahnya, yakni pada tanggal 1 Maret 2020. Di Sintang, rombongan tersebut sempat berkunjung ke wisata sungai dengan Kapal Wisata Sintang, serta mendatangi Masjid Al Amin. (sti)

error: Content is protected !!
Hubungi Kami!