Sempat Turun, Harga Sawit Kalbar Rebound

CPO: Suasana pabrik pengolahan CPO menjadi minyak goreng di PT Wilmar Pontianak. Harga komoditas ini naik tipis pada akhir Juni.   Aristono/Pontianak Post

PONTIANAK – Setelah sempat turun pada awal Juni lalu, harga komoditas kelapa sawit di Kalimantan Barat kembali rebound. Kepala Dinas Perkebunan Kalbar, Heronimus Hero menyebut untuk periode II Juni 2020 harga tandan buah segar (TBS) Sawit umur 10 – 20 tahun sebesar Rp1.381,03. Angka ini naik Rp95,81 dari periode I. SementaraPada 30 Juni 2020, Indeks K: 84,59 persen. Harga CPO kini juga alami kenaikan dari periode sebelumnya. CPO periode ini Rp6.768,17 naik Rp471,57 dari periode l. Harga Inti Sawit/PK Rp3.526,39 naik Rp236,08 dari periode I,” kata dia di Pontianak, Selasa.

Menurutnya, penurunan harga sawit pada awal bulan lalu tidak disebabkan oleh pandemi, melainkan masalah perjanjian jual beli. “Harga periode I masih turun disebabkan selain COVID- 19, juga karena faktor kontrak CPO yang dilakukan oleh perusahaan. Sebagian besar perusahaan anggota tim penetapan melakukan kontrak pada periode 16 – 20 Mei 2020 yang harga CPO masih rendah.

Sementara pada periode 27 – 29 Mei harga CPO telah mengalami kenaikan, hingga berdampak pada pertengahan Juni ini,” sebutnya. Lanjut dia, oleh karena itu, untuk periode II Bulan Juni ini terjadi peningkatan harga TBS kelapa sawit walaupun belum tinggi. “Kita berharap harga terus mengalami tren kenaikan,” katanya.

Dia memaparkan daftar harga TBS kelapa sawit di Kalbar berdasarkan umur periode II Juni 2020 yang berlaku hingga pertengahan Juli 2020. Umur tanaman 3 tahun Rp1.029,90, umur tanaman 4 tahun Rp1.103,55, umur tanaman 5 tahun Rp1.180,99 umur tanaman 6 tahun Rp1.218,07, umur tanaman 7 tahun Rp1.261,82, umur tanaman 8 tahun Rp1.302,79, umur tanaman 9 tahun Rp1.325,42, umur 10 – 20 Rp1.381,03 umur tanaman 21 tahun Rp1.355,32, umur tanaman 22 tahun Rp1.348,75 umur tanaman 23 tahun Rp1.314,97, umur tanaman 24 tahun Rp1.268,59 dan umur tanaman 25 tahun Rp1.225,08. (ars)

loading...