Seorang Pelajar Disetubuhi di Kebun

ilustrasi cabul

PUTUSSIBAU – Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Kapuas Hulu mengamankan seorang pemuda berinisial Psl (20), warga Desa Sunkin, Kecamatan Boyan Tanjung, karena diduga melakukan tindakan asusila terhadap anak di bawah umur. Pelaku melakukan pencabulan terhadap seorang wanita yang masih berstatus sebagai pelajar.

Kapolres Kapuas Hulu melalui Kasat Reskrim Iptu Siko Sesatria Putra Suma mengatakan bahwa pelaku diduga mereka melakukan tindakan asusila. Yang bersangkutan, menurut dia, melakukan pencabulan terhadap remaja yang masih berstatus pelajar.

Dikatakan Siko, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 00.15 WIB, Kamis (9/1), di sebuah sawah atau kebun milik warga di Kecamatan Pengkadan. Diceritakan dia bahwa peristiwa itu berawal dari acara orgen tunggal (OT), dalam rangka HUT Kecamatan Pengkadan. Dalam kelanjutannya, dia menambahkan bahwa korban awalnya bertemu DK. Kepada DK, dari laporan yang diterimanya, bahwa pelaku menawarkan diri untuk mengantarkan korban, tetapi korban tidak dibawa pulang ke rumah.

Korban, kata Siko, dibawa oleh DK ke sebuah jalan kolam. Setelah itu, dia menambahkan, datanglah pelaku dan meminta kepada DK untuk mengantarkan korban pulang. “Lagi-lagi korban tidak dibawa pulang ke rumah,” kata Siko.

Korban, menurut Siko, malah dibawa ke persawahan atau kebun warga, kemudian disetubuhi. Karena merasa kesakitan dan trauma, korban, menurut dia, akhirnya melaporkan kejadian yang dialaminya tersebut ke Polsek Pengkadan. Atas dugaan perbuatan yang dilakukannya tersebut, Siko memastikan Psl ditangkap oleh pihak kepolisian setempat.

“Psl ditangkap karena adanya laporan kasus dugaan pencabulan terhadap gadis di bawah umur. Di mana gadis tersebut masih berstatus sebagai pelajar,” katanya.

Saat ini pelaku telah mereka amankan di Mapolres Kapuas Hulu untuk diproses hukum lebih lanjut. “Sementara korban saat ini masih dalam keadaan trauma,” pungkasnya. (arf)

loading...