Musa : Siap Lock Down RT03, jika Masih ada Warga Terpapar   
Sepekan 3 Warga Parit Baru Meninggal Terkonfirmasi Covid-19

TES DAN TRACING: Sejumlah warga RT 03/RW11 Dusun Lestari Desa Parit Baru mengantre untuk mengikuti swab PCR yang difasilitasi Pemerintah Desa Parit Baru.ASHRI ISNAINI/PONTIANAK POST

SUNGAI RAYA – Sebanyak 10 warga di RT03/RW11 Dusun Lestari Desa Parit Baru, Kecamatan Sungai Raya dalam satu pekan terakhir diketahui terkonfirmasi Covid-19. “Dari 10 warga yang terkonfirmasi Covid-19 ini, 3 orang diantaranya meninggal dunia dengan usia rata-rata 65 tahun ke atas dalam rentang waktu 1 minggu belakangan ini,” kata Kepala Desa Parit Baru, Musa kepada Pontianak Post, Kamis (10/6) di Desa Parit Baru.

Mengantisipasi sekaligus menekan penyebaran dan warga yang terpapar atau terkonfirmasi Covid-19 tidak bertambah, Pemerintah Desa Parit Baru, Kamis (10/6) melakukan swab PCR di aula kantor desa bagi seluruh warga RT03/RW11 Dusun Lestari.

“Kami berharap selain 10 orang yang sudah terkonfirmasi ini, tidak ada lagi warga Desa Pari Baru, khususnya di RT03/RW11 ini yang terkonfirmasi Covid-19. Kalaupun pada akhir dari hasil swab PCR nanti diketahui masih ada warga yang terpapar atau terkonfirmasi Covid-19, maka kami siap melakukan lock down khususnya di RT03/RW 11 Dusun Lestari ini dan mengoptimalkan penerapan PPKM mikro di tingkat desa,” papar Musa.

Ditanya penyebab warga terpapar Covid-19 di desanya, Musa menilai lantaran masih ada sebagian warga yang abai bahkan beberapa diantarannya belum percaya terhadap pandemi Covid-19.

“Bagi yang abai, artinya dia tahu kalau Covid-19 ini benar dan nyata. Masih lebih mudah kami berikan edukasi dan peringatan untuk meningkatkan kesadaran diri untuk disiplin terhadap protokol kesehatannya. Namun bagi beberapa oknum warga yang masih belum percaya terhadap Covid-19 ini kami perlu kerja ekstra untuk terus mengedukasi, atau memberikan pemahaman. Sehingga mereka benar-benar yakin dan mau membantu pemerintah dalam upaya sama-sama menangani dan mencegah penyebaran Covid-19 ini,” paparnya.

Ketua RT 03/RW 11 Dusun Lestari Desa Parit Baru, Irawan mengatakan baru-baru ini dia kembali menerima laporan terbaru dari warga setempat, yang mengaku ada anggota keluarganya terkonfirmasi Covid-19. Namun warga yang bersangkutan langsung berinsiatif melakukan isolasi mandiri.

“Jadi kalau dijumlahkan  totalnya ada 12 orang yang terkonfirmasi Covid-19, sebanyak 3 orang meninggal dan selebihnya masih dalam tahap isolasi mandiri. Dan informasi terakhir yang saya dapat mereka yang sedang isolasi mandiri ini, kondisinya sudah semakin membaik, bahkan sudah ada yang sembuh,” jelasnya.

Irawan menerangkan, sebanyak 3 orang warga yang meninggal tersebut usia rata diatas 67 tahun dan memiliki penyakit penyerta seperti sesak nafas, diabetes dan sejenisnya.

Agar tidak ada lagi warga di RT nya yang terpapar Covid-19, Irawan pun mengimbau masyarakatnya untuk terus meningkatkan kesadaran diri dan menjadikan disiplin protokol kesehatan sebagai sebuah kebiasaan baru.

“Kalau semua orang sudah sadar pentingnya disiplin protokol kesehatan terutama di masa pandemi ini, setidaknya akan membantu upaya pencegahan penyebaran Covid-19 bisa berjalan dengan baik. Dengan kerjasama yang baik dan peningkatan kesadaran dalam upaya penanganan Covid-19 ini, tentunya saya berharap tidak ada lagi warga di RT saya nantinya yang kembali terpapar Covid-19,” harap Irawan.

Kepala Desa Parit Baru, Musa menambahkan, mengantisipasi agar penyebaran Covid-19 tidak merambah ke RT dan dusun lainnya di desa ini, maka pihak pemerintah desa akan berusaha maksimal untuk meningkatkan koordinasi dan kerjasama dengan Satgas Covid-19 tingkat desa bersama TNI/Polri dalam melakukan penanganan di lapangan.

“Kalau memang ada laporan dari warga, di titik mana saja yang perlu dilakukan sterilisasi seperti disemprot disinfektan,  maka kami akan cepat kami tindak lanjuti bersama tim di lapangan termasuk memfasilitasi vaksinasi Covid-19 bagi warga khususnya para lansia. Upaya untuk mengedukasi dan mengingatkan warga mengenai pentingnya disiplin protokol kesehatan akan terus kami gencarkan,” ungkapnya.

Musa kembali mengimbau masyarakat desanya untuk selalu proaktif menyampaikan informasi sekecil apapun mengenai potensi penyebaran Covid-19 di desa. “Silahkan sampaikan jika ada warga yang baru pulang bepergian jauh atau ada yang mengentahui tetangganya mengalami gejala-gejala yang menjurus ke Covid-19, dengan adanya peran serta dari masyarakat untuk menyampaikan beragam informasi terkait potensi penyebaran Covid-19 maka akan membantu kami bisa bergerak lebih cepat untuk melakukan antisipasi dan penindakan yang efektif di lapangan,” pungkasnya. (ash)

error: Content is protected !!
Hubungi Kami!