Serius Tangani Banjir Jelimpo

Bupati: Utamakan Keselamatan Korban
NGABANG – Bupati Landak dr Karolin Margret Natasa memastikan pemerintah mengutamakan penanganan korban terdampak banjir di tiga dusun di Kecamatan Jelimpo pada Minggu (16/2) lalu. Dia memastikan tempat pengungsian dan keperluan untuk para korban selalu disediakan.

“Yang kita utamakan memastikan keselamatan para korban. Dan jika kondisi semakin parah, tempat pengungsian telah kita sediakan di kecamatan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Saya sudah perintahkan OPD bersama camat dan kepala desa untuk terus melakukan pemantauan terhadap wilayah yang berpotensi terdampak banjir,” ujar Karolin, Minggu (16/2).

Diberitakan sebelumnya, hujan deras sejak Minggu (16/2) dini hari hingga pagi harinya menyebabkan meningkatnya tinggi muka air (TMA) Sungai Jelimpo. Ketinggian banjir mencapai 50-80cm dari badan jalan di Dusun Jelimpo Desa Jelimpo, dan 60cm di Dusun Karangan Mas Desa Tubang Raeng.

Berdasarkan hasil pemantauan langsung yang dilakukan akibat dari banjir ini setidaknya 10 unit rumah di Dusun Karangan Mas Desa Tubang Raeng terendam, dengan korban terdampak sebanyak 40 jiwa dari 12 kepala keluarga (KK). Untuk di Dusun Jelimpo sendiri terdapat 6 unit rumah terendam dengan korban terdampak sebanyak 32 jiwa dari 6 Kepala Keluarga (KK).

Karolin mengimbau kepada masyarakat Landak agar terus waspada dalam menghadapi kondisi cuaca saat ini. Dirinya berharap masyarakat dapat segera melaporkan kepada pihak Desa, kecamatan hingga di kabupaten jika terjadi bencana di daerahnya.

“Saya terus mengimbau kepada masyarakat kabupaten Landak untuk selalu waspada menghadapi cuaca saat ini, karena kita tidak tahu kapan bencana bisa terjadi. Untuk itu, kepada masyarakat yang mungkin mengalami musibah bencana agar segera melaporkan kepada pihak desa, kecamatan hingga tingkat kabupaten agar segera kita tangani bersama,” imbaunya. (mif)

loading...