Setujui Raperda Usulan Pembentukan Lima Desa

RAPAT PARIPURNA: Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan bersama para Pimpinan DPRD Kubu Raya menghadiri rapat paripurna Pandangan Umum fraksi-fraksi DPRD Kubu Raya mengenai pembahasan Raperda tentang pembentukan lima desa baru di Kubu Raya. ASHRI ISNAINI/PONTIANAK POST

SUNGAI RAYA — Melihat masih luasnya cakupan wilayah di Kubu Raya, membuat semua Fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kubu Raya menyetujui Raperda tentang pembentukan lima desa yang diusulkan pihak eksekutif di kabupaten ini.

Pembentukan lima desa yang diusulkan pihak eksekutif tersebut yaitu, Desa Suku Lanting, Desa Permata Jaya, Desa Remgas Kapuas, Desa Parit Keladi dan Desa Padi Jaya.

Juru bicara Fraksi Nasdem DPRD Kubu Raya, Utin Nurvita menilai luasnya cakupan wilayah di Kubu Raya membuat upaya pemekaran desa memang masih perlu dilakukan.

“Selain mewujudkan aspirasi masyarakat, adanya pemekaran desa juga dapat memperpendek rentang kendali dan pelayanan publik bagi masyarakat sehingga menunjang percepatan peningkatan kesejahtraan masyarakat,” kata Utin Nurvita di Kantor DPRD Kubu Raya, Senin (22/6) saat menghadiri Rapat Paripurna Pandangan Umum fraksi-fraksi DPRD Kubu Raya terhadap pidato bupati mengenai pembahasan Raperda tentang pembentukan lima desa baru di Kubu Raya.

Hal senada juga diutarakan juru bicara fraksi Gerindra, Rahmad yang mengatakan sangat mendukung usulan pembentukan lima desa baru di Kubu Raya.  “Dengan adaya pemekaran desa tentu diharapkan bisa kian mempercepat cakupan layanan publik ke masyarakat. Di sisi lain unsur-unsur untuk memekarkan desa-desa ini juga telah memenuhi syarat. Jadi kami setujui Raperda pembentukan lima desa untuk bisa dibahas dan disempurnakan lebih lanjut sesuai dengan peraturan dan undang-undang yang berlaku,” jelasnya.

Menanggapi semua dukungan fraksi tersebut, Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan menargetkan secepatnya bisa membentuk lima desa baru yang telah diusulkan. “Kalau tidak ada halangan, diusahakan akhir tahun ini lima desa baru ini sudah bisa terbentuk,” ucap Muda.

Muda menerangkan usulan pembentukan lima desa baru tersebut merupakan salah satu kebutuhan masyarakat, di sisi lain lanjutnya dengan terbentuknya desa baru juga akan mendorong pemekaran kecamatan baru di Kubu Raya. “Tentu pembentukan desa baru ini juga memberikan dampak pada upaya pengurangan pengangguran di tingkat desa, upaya jangkauan pelayanan juga bisa lebih efektif sehingga bisa lebih luas dan lebih maksimal pelayanan yang didapat masyarakat,” ungkapnya.

Muda menambahkan meskipun saat ini, masih dihadapkan dengan pandemi Covid-19, namun pihaknya akan terus berupaya menjalankan kinerja dengan maksimal. Bupati pertama Kubu Raya ini juga membenarkan hingga saat ini masih terdapat desa yang belum memiliki kode desa.

“Akan kami upayakan biar bisa sekaligus nanti. Karena 1 desa yang belum keluar kode desanya itu kan sebelumnya memang terkendala masalah batas desa. Semoga saja  secepatnya keluar kode desanya sehingga, tahun depan selain alokasi dana desa, desa yang bersangkutan juga bisa mendapatkan dana desa dan pada akhirnya bisa menunjang percepatan pembangunan di tingkat desa dan lebih optimal dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” pungkasnya. (ash)

 

 

loading...