Siap Rebut Kursi Ketum Bhakti Suci

BERSAMA PENDUKUNG: Lo Cun Hong berfoto bersama pendukung saat pencabutan nomor urut di Sekretariat Yayasan Bhakti Suci Jalan Gajahmada, Pontianak Selatan, Jumat (16/8) pagi. Pendukung menggunakan simbol dua jari, sebab Lo Cun Hong mendapat nomor urut dua dalam pemilihan calon Ketua Yayasan Bhakti Suci periode ke-21 untuk masa bakti 2019-2024.

Pemaparan Visi Misi Lo Cun Hong

PONTIANAK – Lo Cun Hong mendapat nomor urut dua saat pencabutan nomor urut untuk pemilihan Ketua Umum Yayasan Bhakti Suci Periode ke-21 masa bakti 2019-2024. Dalam pencabutan nomor urut yang digelar Jumat (16/8) pagi itu, Lo Cun Hong diantar para pendukungnya. Para pendukung pun menggunakan atribut seperti nomor dan foto sebagai bentuk dukungan kepada Lo Cun Hong yang maju dalam kontestasi pemilihan ketua.

Usai pencabutan nomor, Lo Cun Hong siap menyampaikan visi misi sekaligus program kerja yang akan dilakukannya. Penyampaian visi misi ini dilakukan saat sosialisasi yang berlangsung 19 Agustus hingga 19 September 2019.
“Visi misi ini saya susun berdasarkan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga Yayasan Bhakti Suci,” kata Lo Cun Hong, kemarin. Ia menegaskan bahwa visi misi dan program kerja yang disusun ini berbekal dari pengalamannya selama ini :

  1. Wakil Ketua tiga periode Yayasan Gema Setia (Marga Lo) periode 22 hingga 24 sejak tahun 2007 sampai sekarang.
  2. Anggota Aktif The World Luo Clans Association (Asosiasi Marga Lo Sedunia) berlokasi di Sibu Malaysia sejak 2012 hingga sekarang.
  3. Ketua Bidang Dana Yayasan Bhakti Suci periode XX (2014 – 2019).
  4. Ketua Yayasan Tulus Budi (Lau Tong Hua) Pontianak.
  5. Dewan Pengawas Yayasan Upegoro (Sin Tong Hua) Pontianak.
  6. Dewan Pengawas Organisasi Sosial Kemasyarakatan Komunitas Insan Bahagia (Xing Fu) Pontianak.
  7. Ketua pelaksana peningkatan jalan beton di Taman Pemakaman Umum YBS di Wajok, Mempawah tahun 2018.
  8. Ketua pelaksana peningkatan jalan beton di TPU YBS Sei Raya, Kubu Raya tahun 2018.
  9. Ketua pelaksana pembangunan tiga buah Tugu/Monumen Altar Sembahyang (Ngi Thong) di TPU YBS  Sei Raya tahun 2018.
  10. Ketua Panitia dan Pelaksana Pembangunan Monumen LO FONG PAK yang dikenal sebagai Monumen LAN FANG di Mandor, Landak dari tahun 2017- 2018.

Adapun visi dalam pencalonan Lo Cun Hong yaitu masyarakat Tionghoa mengajak seluruh masyarakat bersatu padu menuju hari esok yang lebih baik. Sedangkan misi yang disusun Lo Cun Hong, di antaranya mengupayakan Yayasan Bhakti Suci bermanfaat bagi semua anggota yayasan/perkumpulan yang terhimpun di dalamnya, serta berupaya mewujudkan kesetaraan antar sesama anggota.

Selain itu, meningkatkan peran Yayasan Bhakti Suci untuk mempererat tali persaudaraan antar-etnis dan mengajak para tokoh bersatu padu membangun semangat kerjasama. Ia juga mengusung misi meningkatkan kesadaran masyarakat Tionghoa untuk ikut berpartisipasi dalam kehidupan sosial, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Mengedepankan musyawarah mufakat dengan mengikutsertakan para ketua yayasan/perkumpulan dalam pengambilan keputusan/kebijakan yang penting, Mengembangkan sikap saling menghargai, tolong-menolong dan gotong-royong sesama anggota Yayasan Bhakti Suci.

Lo Cun Hong juga bertekad untuk lebih mengupayakan Yayasan Bhakti Suci sebagai pusat informasi dan komunikasi bagi yayasan/perkumpulan yang tergabung di dalamnya, meningkatkan kegiatan-kegiatan budaya masyarakat Tionghoa guna melestarikan dan menumbuhkembangkan rasa persatuan dan kesatuan bangsa serta memperkuat sistem manajemen organisasi Yayasan Bhakti Suci agar terbangun kredibilitas yang baik.

Pokok-pokok program kerjanya antara lain secara periodik menggelar pertemuan dengan ketua-ketua yayasan/perkumpulan untuk membahas hal-hal aktual dan faktual guna mewujudkan program kerja demi kemajuan bersama serta melanjutkan dan meningkatkan program kerja yang sudah berjalan selama ini.

Program lain yakni melanjutkan dan meningkatkan pembangunan jalan lingkungan beserta sarana dan prasarana TPU Yayasan Bhakti Suci di Siantan, Kecamatan Pontianak Utara, membangun gedung krematorium (pembakaran jenazah) untuk masyarakat di kawasan Pontianak Utara dan merencanakan pembangunan gedung enam lantai Yayasan Bhakti Suci yang representatif sebagai perwujudan  simbol gedung warga Tionghoa pada umumnya.

Lo Cun Hong menegaskan pihaknya sudah siap mengunjungi yayasan/perkumpulan untuk menyampaikan visi dan misinya maju sebagai calon ketua umum YBS. “Kami akan mempertegas lagi visi misi itu tanggal 24 Agustus 2019,” katanya.

Menurut Lo Cun Hong, inti penyampaian visi misi adalah sebagai pedoman kerja bagi yang cinta damai dalam mempersatukan semua yayasan/perkumpulan yang berhimpun dalam Yayasan Bhakti Suci, tanpa membeda-bedakan yang satu sama lainnya. “Kami cinta damai untuk mempersatukan warga Tionghoa untuk ikut berpartisipasi dalam kehidupan sosial kemasyarakatan,” ucapnya. (*)

Read Previous

Upacara Bendera Di Batas Negara

Read Next

Wali Kota Ajak Perangi Kebodohan

Tinggalkan Balasan

Most Popular