Skor Imbang Journalist Vs DPRD Pontianak, Pertandingan Berjalan Sengit dan Keras

PONTIANAK – Tim Sepak Bola DPRD Kota Pontianak berhasil menahan imbang FC Journalist dengan skor 1-1. Pertandingan yang digelar di Lapangan Keboen Sajoek (PSP) Jumat (22/1) sore berjalan sengit dan keras.

Pantauan Pontianak Post, pertandingan sudah mulai sengit sejak wasit meniup pluit tanda babak pertama dimulai.

Serangan demi serangan di menit awal langsung didominasi Pemain Journalist. Namun sayang, peluang yang diciptakan dapat dihalau penjaga gawang DPRD, Lutfi.

Serangan juga dibangun Tim DPRD. Permainan dari kaki ke kaki, yang dijalankan oleh Firdaus Zar’in dan kawan-kawan, nyatanya turut merepotkan barisan belakang pertahanan Journalist yang dipimpin Rizal.

Beberapa peluang juga tercipta di kaki tiga trisula maut DPRD, Rahmat Bong, Zulfidar dan Alfian Aminardi. Namun peluang tersebut belum bisa dimanfaatkan menjadi gol. Hingga pluit babak pertama habis, skor tetap kaca mata.

Dibabak ke dua, perombakan dilakukan DPRD Kota Pontianak. Ketua DPRD Satarudin ikut hadir melihat tim nya bermain. Semangat pun bertambah dua kali lipat.

Mustaan, striker berpengalaman DPRD Kota Pontianak masuk di babak ke dua. Anwar Ali, kipar kawakan DPRD juga masuk menjaga mistar gawang, menggantikan Lutfi.

Apa yang diracik tim DPRD Kota Pontianak di babak ke dua berjalan baik. Beberapa serangan dilancarkan cukup membahayakan pertahanan Journalist.

Sampai akhirnya, di menit 15 babak ke dua, striker berpengalaman Musta’an berhasil menceploskan bola ke gawang Journalist. Skor 1-0 DPRD memimpin.

Tak ingin kehilangan muka, di pertengahan babak ke dua Journalist menggeber serangan. Sempat membobol gawang DPRD, melalui kaki Bagus. Namun wasit menganulir gol tersebut.

Serangan terus dilakukan Journalist. Al hasil, di di menit 25 babak ke dua, Kris mampu menyamakan kedudukan. Hingga wasit meniup pluit akhir babak, skor imbang 1-1.

Ketua DPRD Kota Pontianak Satarudin yang menyaksikan pertandingan tersebut menuturkan pertandingan antara Journalist melawan DPRD yang sebagian besar diperkuat teman-teman dewan sebagai ajang silaturahmi.

Melihat animo kawan-kawan dewan berantusias dalam bermain bola. Iapun meminta jadwal rutin DPRD Kota Pontianak. Jika perlu seminggu satu kali.

Mudah-mudahan kedekatan antara jurnalis dengan dewan tidak hanya sekadar pemberitaan. Namun juga bisa melalui olahraga. Salah satu caranya dengan bermain bola bersama.(iza)

error: Content is protected !!