Soal Raibnya Tabungan Nasabah BRI, OJK Kalbar Belum Dapat Penjelasan Lebih Dalam

Kepala OJK Kalbar, Moch Riezky F Purnomo

PONTIANAK – Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalimantan Barat, Moch Riezky F Purnomo mengungkapkan bahwa pihaknya belum mendapatkan penjelasan yang mendalam dari Bank BRI, berkaitan dengan hilangnya tabungan sejumlah nasabah bank tersebut di Kota Pontianak.

“Belum ada penjelasan yang mendalam, karena masih perlu penelitian lagi dimana permasalahannya”, kata dia, Kamis (5/12).

Dia menduga, kasus pembobolan uang nasabah bank pelat merah tersebut, dilakukan dengan cara skimming kartu ATM. Saat ini pihaknya telah berkoordinasi dengan BRI Pontianak dan pengawas bank BRI di kantor pusat Jakarta

Namun demikian, dia mengimbau agar nasabah tidak khawatir karena apabila merasa saldo ATM berkurang, dapat segera melapor ke cabang bank terdekat untuk diblokir kartu ATM dan dibuatkan yang baru.

“Saldo yang berkurang apabila benar merupakan kesalahan bank maka akan diganti oleh bank dalam waktu tidak lebih dari 20 hari,” kata dia.

Di samping itu, pihaknya mengimbau masyarakat dalam melakukan transaksi ATM agar selalu berhati-hati, dengan tidak memberikan nomor PIN atau kartu ATM kepada orang lain. Selain itu, nasabah hendaknya mengganti PIN secara rutin, sebulan atau tiga bulan sekali, serta tidak meminjamkan kartu ATM kepada orang lain, karena data di kartu ATM dapat digandakan.

“Waspada dalam melalukan transaksi di mesin ATM, perhatikan apakah tempat memasukkan kartu sudah dimodifikasi, perhatikan apakah ada orang yang menggunakan kamera HP untuk memantau PIN yang dimasukkan,” pungkas dia. (sti)

loading...