Soal WNA Tak Berdokumen, ini Kata Dewan

SANGGAU – Tertangkapnya tiga warga negara asing asal Tiongkok tanpa dokumen keimigrasian di Kabupaten Sanggau (Tayan Hilir,red) pada Jumat (17/7) malam diakui sangat mengagetkan sejumlah pihak termasuk Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sanggau. Dewan mendesak aparat mengusut tuntas persoalan itu.

“Harus diusut tuntas, sebab ini bisa meresahkan kalau dibiarkan,” ujar Supardi, Anggota DPRD Sanggau dari Fraksi Partai Demokrat, Sabtu (18/7) sore.

Bebasnya WNA masuk ke Indonesia (Sanggau,red) tidak bisa dianggap sepele, karena berkaitan dengan kedaulatan negara. Hal tersebut juga menandakan lemahnya sistem pertahanan negara.

“Jangan dianggap enteng hal begini. Kita patut mempertanyakan, macam mana mereka bisa masuk tanpa dokumen. Apa motifnya ke Indonesia. Siapa yang memfasilitasi mereka. Rapuh benar pertahanan Negara kita sampai WNA yang ndak jelas gitu bisa masuk,” ujarnya mempertanyakan.

“Harus usut. Siapapun yang terlibat dengan melakukan pelanggaran hukum harus ditindak,” tegasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, tiga warga Tiongkok tersebut tertangkap saat operasi gabungan penyakit masyarakat (Pekat) di Tayan Hilir, Jumat (17/7) malam. Hingga berita ini dibuat, belum ada keterangan resmi dari pihak keimigrasian. (sgg)

error: Content is protected !!