Sokong Pemerintah, Petani Pagal Baru Ubah Pola

TIDAK MEMBAKAR: Petani Pagal Baru tidak lagi membuka lahan dengan cara membakar. Untuk ditanami sayur.MIRZA/PONTIANAKPOST

Membuka Lahan Tanpa Perlu Membakar di Tempunak

Apa yang dilakukan Kelompok Tani Urip Mulyo, Desa Pagal Baru patut dicontoh. Dalam pembukaan lahan mereka lakukan tanpa membakar. Contoh buka lahan tanpa bakar pun kini diikuti semua petani Pagal Baru. Desa penghasil satu ton sayuran per hari itu

Mirza Ahmad Muin,Pagal Baru

MEMBUKA lahan tanpa membakar merupakan program dari Pemerintah. Tujuan, menekan kejadian kebakaran lahan akibat pembukaan lahan dengan bakar. Cara itupun dicoba 59 petani anggota Kelompok Tani Urip Mulyo, Desa Pagal Baru Kecamatan Tempunak Kabupaten Sintang.

Berkat cara pembukaan lahan tanpa bakar. Resiko kebakaran kini dapat terhindari. Kesehatan masyarakat akibat menghirup asap dari membuka lahan dengan cara dibakarpun terantisipasi.

Belum lama ini, salah satu petani dari Kelompok Tani Urip Mulyo melakukan pembukaan lahan tanpa bakar. Luasannya satu hektare. Eks lahan karet. Rencananya di lahan itu akan ditanami berjenis sayuran. Hasilnya akan di kirim ke pasar induk Kabupaten Sintang.

Kepala Desa Pagal Baru, Kecamatan Tempunak Kabupaten Sintang, Tukiman menuturkan bahwa aksi petani membuka lahan dengan cara tidak membakar lahan sudah dilakukan pada petani sebelumnya.

“Kali ini kembali dilakukan pembukaan lahan tanpa bakar. Luasannya satu hektare,” ungkapnya kepada Pontianak Post.

Apa yang dilakukan teman-teman petani di sini. Guna menjalankan program pemerintah. Yaitu pembukaan lahan tanpa bakar. Hasilnya lanjut dia begitu positif. Menurutnya pembukaan dengan cara tidak membakar lahan miliki dua keuntungan. Pertama tidak menyebabkan asap. Ke dua kesehatan petani dan masyarakat terjaga.

Dalam upaya pengembangan di sektor pertanian. Desa ini terus melakukan pembenahan. Salah satunya dengan membiasakan membuka lahan dengan cara tidak membakar.

Sektor pertanian lanjut dia menjadi pekerjaan utama masyarakat setempat. Dari hasil tani, beragam sayur mayur tumbuh subur di desa yang aksesnya masih lumayan sulit dijangkau. Meski infrastruktur belum mantap. Namun masyarakat tak berputus asa. Buktinya, hingga kini Desa Pagal Baru menjadi lumbung pemasok sayuran bagi Kabupaten Sintang. Perhari satu ton beragam jenis sayur mayur didatangkan dari Pagal Baru.

Pengirimannya dilakukan sejak malam hari. Namun tak jarang akibat jalan yang rusak. Kadang sampai tak tepat waktu.

“Misal jam tiga subuh perkiraan sampai, namun karena sesuatu kendala sayuran baru sampai pukul setengah tiga subuh ke Sintang,” ungkapnya.

Mudah-mudahan saja dengan penetapan Desa Pagal Baru menjadi Kampung KB, semakin merubah desa ini ke arah mandiri. Dulu desa ini masuk kategori terpencil. Sekarang sudah berkembang. Artinya ada kemajuan yang dicapai. Ingin dia ke depan bisa lebih baik. Yaitu menjadi desa mandiri. Mudah-mudahan adanya Kampung KB bisa mewujudkan apa yang menjadi keinginan warga Desa Pagal Baru. (*)

 

 

 

 

 

 

 

 

Read Previous

TK Hingga SMP Libur

Read Next

Berlatih Jam 3 Sore, Pulang Jam 9 Malam, demi Hadapi Audisi Namun Akhirnya Kecewa

Tinggalkan Balasan

Most Popular