SP4N –Lapor, Implementasi Demokrasi Indonesia

Joni Irwanto

SANGGAU-Sosialisasi Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik melalui SP4N–Lapor di Kecamatan Kapuas digelar di Aula Kecamatan Kapuas, Rabu (21/9) kemarin. Kegiatan dibuka oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sanggau, Joni Irwanto. Turut hadir, Sekretaris Kecamatan Kapuas, Markus Tabah serta sejumlah kepala desa.

“Kecamatan Kapuas ini terdiri dari 22 desa 6 kelurahan dengan berbagai permasalahan yang mungkin dulu tidak memiliki saluran untuk menyampaikan permasalahan tersebut. Mudah–mudahan dengan adanya sosialisasi ini dapat mempermudah bapak dan ibu sekalian dalam menyampaikan aspirasi, saran, laporan kepada pemerintah,” ungkap Sekcam Kapuas, Markus Tabah.

“Kami ini pelayanan publik yang harus melayani masyarakat bukan dilayani. Jadi tiap saran dan masukkan itu sangatlah baik. Kegiatan ini adalah sebuah kegiatan yang memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya aplikasi SP4N–Lapor sebagai wadah laporan masyarakat,” sambung dia.

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Sanggau, Joni Irwanto menyampaikan sesuai Undang–Undang Nomor 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik bahwa Indonesia sebagai salah satu negara yang menganut sistem pemerintahan demokrasi terus berusaha untuk dapat memberikan ruang yang sebesar–besarnya kepada masyarakat untuk terlibat dalam pembangunan.

“Implementasi dari demokrasi, Pemerintah Indonesia membuat kanal ataupun saluran agar masyarakat yang memiliki sinyal atau jaringan internet bahkan dengan domisili yang jauh sekalipun bisa menyampaikan aspirasi, masukan, kritikan yang berkaitan dengan seluruh proses penyelenggaraan pemerintahan pembagunan kemasyarakatan oleh pemerintah melalui aplikasi Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat atau disingkat SP4N–Lapor,” jelasnya. (sgg)

error: Content is protected !!
Hubungi Kami!