Studi: Perempuan Berisiko 20 Persen Kena Jantung Karena Minuman Manis

ILUSTRASI. Perempuan yang minum satu atau lebih minuman soda berkalori setiap hari memiliki risiko 20 persen mengalami penyakit kardiovaskular atau penyakit jantung. (Be Healthy Today)

Kaum hawa harus hati-hati. Minuman manis yang menyegarkan dan lezat menghapus dahaga, ternyata menjadi ancaman penyakit. Kandungan gula di dalamnya ternyata bisa meningkatkan risiko penyakit jantung.

Sebuah studi baru, yang diterbitkan dalam Journal of American Heart Association, menyatakan, perempuan yang minum satu atau lebih minuman soda berkalori setiap hari memiliki risiko 20 persen mengalami penyakit kardiovaskular atau penyakit jantung. Risiko ini lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang jarang atau tidak pernah minum minuman itu.

Dilansir dari NDTV, Jumat (15/5), penelitian dilakukan pada lebih dari 106 ribu perempuan dengan usia rata-rata 52 tahun. Dikatakan, kemungkinan 21 persen lebih tinggi mengalami stroke dibandingkan dengan perempuan yang jarang atau tidak pernah minum minuman manis.

“Meskipun penelitian ini bersifat observasional dan tidak membuktikan sebab dan akibat, kami berhipotesis bahwa gula dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular dalam beberapa cara. Kondisi itu meningkatkan kadar glukosa dan konsentrasi insulin dalam darah, yang dapat meningkatkan nafsu makan dan menyebabkan obesitas,” kata penulis studi utama Profesor dan Ketua Keluarga dan Kesehatan Masyarakat, Universitas California San Diego, Cheryl Anderson, Ph.D., MPH, MS.

Selain itu, terlalu banyak gula dalam darah dikaitkan dengan stres oksidatif dan peradangan, resistensi insulin, profil kolesterol tidak sehat dan diabetes tipe 2. Kondisi ini memicu penyempitan arteri yang lambat.

Meskipun penelitian ini bersifat observasional, sesuai rekomendasi American Heart Association, sebagian besar perempuan harus membatasi asupan gula tambahannya dalam 100 kalori sehari. Atau setara dengan 6 sendok teh gula. Di sisi lain, sebagian besar pria harus membatasi diri hingga 150 kalori sehari, yang setara dengan 9 sendok teh gula.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah/Jawa Pos

Reporter : Marieska Harya Virdhani

Read Previous

Terancam PHK, Dorong Insentif Ekonomi untuk Pers

Read Next

Babinsa Distribusikan Sembako Bagi Masyarakat Terdampak Covid-19