Sukacita Kelahiran Cucu Pertama Gubernur Kalbar

CUCU PERTAMA : Beberapa pejabat di jajaran Pemprov Kalbar saat menjenguk kelahiran cucu pertama Gubernur Sutarmidji di RSIA Anugerah Bunda Khatulistiwa, Selasa (20/8) lalu. ISTIMEWA

Hari Penuh Bahagia dengan Angka Spesial 20

Gubernur Kalbar Sutarmidji baru saja dikaruniai cucu dari hasil pernikahan putri sulungnya Dytha Damayanti Pratiwi dengan Andi Meyzar Rakarinda. Cucu pertama berjenis kelamin laki-laki itu bernama Arsakha Putra Rakarinda.

IDIL AQSA AKBARY, Pontianak

Selasa (20/8) menjadi hari paling bahagia dirasakan oleh Gubernur Kalbar Sutarmidji. Ada tiga momen sukacita yang dialaminya sekaligus di hari yang sama. Pagi, saat kegiatan Pelayaran Joy Sailing dalam rangka HUT ke-4 Lantamal XII Pontianak orang nomor satu di Kalbar itu dianugerahi Brevet Kehormatan Kapal Permukaan oleh Lantamal XII Pontianak. Penghargaan itu menurutnya sangat istimewa.

Selain itu di hari yang sama, anak keduanya Ayu Dwi Putri Sulistya yang mengambil studi profesi apoteker di Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran (Unpad) diyudisium. Lalu siang di hari yang sama pula, putri sulungnya Dytha Damayanti Pratiwi melahirkan putra pertamanya yang artinya merupakan cucu pertama dari Sutarmidji.

“Itu kebahagiaan di tanggal 20, ada tiga kebahagiaan. Kemudian uniknya lagi, ibunya (Dytha) lahir tanggal 20 November, bapaknya (Meyzar) 20 Mei, dia (cucunya) sendiri lahir 20 Agustus, kamar persalinannya 320,” ungkapnya kepada awak media, Kamis (22/8).

Midji, sapaan akrabnya, mengatakan, momen tersebut merupakan kebahagiaan yang diberikan Allah SWT kepadanya dan keluarga. Ia bersyukur semua proses yang dijalani berjalan lancar. Baik ibu maupun anak yang baru lahir, semuanya dalam kondisi sehat walafiat.

“Alhamdulillah, mohon doanya supaya bisa menjadi anak yang berguna untuk agama, bangsa dan negara,” ucapnya.

Untuk nama dari cucu pertamanya itu, Arsakha Putra Rakarinda, merupakan pemberian langsung dari menantunya Andi Meyzar Rakarinda. Sang cucu lahir pada Selasa (20/8), pukul 11.05, dengan berat badan 3,57 kilogram dan panjang 52 sentimeter.

“Saya mendampingi, suaminya mendampingi. Saya yang bimbing untuk sampai melahirkan, tanpa jangan ada keluhan. Saya sampaikan, karena seorang istri yang melahirkan itukan dia berjihad, bagaimana bisa memberikan keturunan untuk suami untuk keluarganya,” paparnya.

Ia berharap kedua orang tua dari cucunya ini bisa mendidik sang cucu dengan ajaran agama sebagai dasar. Kemudian ilmu-ilmu pengetahuan yang baik. Agar kemudian disiapkan menjadi orang yang berguna, baik bagi kedua orang tua, keluarga, agama, lingkungan serta bangsa dan negara. “Mudah-mudahan itu bisa terwujud dan mohon doanya dia (cucunya) selalu sehat walafiat,” pungkasnya. (*)

Read Previous

Karhutla 714 Ha Hangus

Read Next

Ganda Putra Masih Menjaga Asa

Tinggalkan Balasan

Most Popular