Sukses Jadi Juara Grup

PENENTU : Jonatan bermain di partai ketiga, dia gagal menjadi pemain penentu saat posisi Indonesia sudah 2-0 atas Korsel. ISTIMEWA

Badminton Asia Team Championships 2020

MANILA–Tim putra Indonesia mengunci status sebagai juara grup A dalam ajang Badminton Asia Team Championships 2020. Skuad yang mayoritas berisi atlet elit untuk olimpiade ini sukses mengawali babak pembuka dengan manis. Mereka berhasil mengungguli Korea Selatan yang sempat bikin tim waspada.

Namun, bukan kemenangan telak yang mampu dihasilkan. Indonesia harus kehilangan satu poin dengan menang 4-1 atas lawan. Meski tidak memiliki para pemain bintang dunia, sektor tunggal Korea Selatan sukses mengacaukan pemain Indonesia. Baik Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie, maupun Shesar Hiren Rhustavito harus bersusah payah menghadapi lawan.

Buktinya Ginting sampai harus berjibaku dalam tiga game 24-22, 19-21, 21-16 menghadapi Heo Kwang-hee. Pertandingan itu seperti ulangan Australian Open 2019. Saat itu Ginting juga harus kesusahan untuk menaklukkan Heo. Faktor ragu-ragu, karena kondisi lapangan yang licin mempengaruhi penampilan pemain asal Cimahi tersebut.

“Hari ini kami sama-sama banyak membuat kesalahan sendiri. Kondisi lapangan agak licin membuat saya ragu untuk main full speed, karena saya beberapa kali terpeleset, lawan juga,” tutur Ginting.

Kehilangan poin yang dialami Indonesia berasal dari Jonatan. Bermain di partai ketiga, dia gagal menjadi pemain penentu. Padahal posisi Indonesia sudah 2-0 atas Korsel. Jonatan menambah panjang rekor kekalahan menjadi 2-4 atas pemain senior Son Wan Ho.

Untung saja ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dengan sigap mengamankan poin kunci sehingga tidak perlu waktu lama untuk menyegel gelar juara grup.

“Kami bersyuku bisa menyumbang angka. Di pertandingan tadi kami mencoba lebih berani dan tidak terpengaruh kekalahan Jonatan. Kami tetap yakin, karena tim sudah unggul. Kami berusaha fokus ke pertandingan,” ujar Fajar.

Poin terakhir berasal dari Shesar. Hampir saja pemain 25 tahun tersebut membuat kedudukan menjadi 3-2. Dia sempat kesulitan menghadapi Dong Hoon Kim sehingga harus memainkan tiga game yang berakhir 15-21, 21-13, 21-14. (feb)

Read Previous

Adi Warman Kagumi Data Analytic Room Kalbar

Read Next

Urusan Panjang karena Utang

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *