Sutarmidji Salurkan Bantuan Uang Elektronik untuk Mahasiswa Rantau

PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji, menyalurkan bantuan dalam bentuk uang elektronik kepada mahasiswa rantau.

Penyerahan donasi secara simbolis dilaksanakan di Posko Gerakan Kemanusiaan Bantu Mahasiswa, Jl M Isja Komplek Digulis Untan, Sabtu (18/4). Bantuan tersebut diterima langsung oleh perwakilan mahasiswa rantau.

Ada 250 uang elektronik yang disumbangkan oleh orang nomor satu di Kalbar itu. Setiap uang elektronik, berisikan saldo sebesar Rp200 ribu.

“Saya berikan E-Money (uang elektronik, red) saja, agar mereka bisa belanja sendiri sesuai kebutuhan mereka” ujar Sutarmidji.

Vera Bita (22), mahasiswa rantau yang berkuliah di Universitas Tanjungpura, mengaku mengalami kesulitan keuangan, lantaran ekonomi orangtua di kampung sedang mengalami kondisi yang sulit.

“Orangtua saya adalah petani karet. Saat ini mereka juga sedang mengalami kesulitan keuangan karena harga karet yang turun, dampak virus carona,” ungkap Vera.

Beny Than Heri, Direktur Akademi Ide Kalimantan, penggerak gerakan ini, mengatakan, bantuan tersebut diberikan kepada mahasiswa rantau yang menghadapi kesulitan ekonomi, serta tidak atau belum bisa pulang kampung karena terdampak covid-19. Pihaknya telah melakukan pendataan, terhadap siapa saja mahasiswa rantau yang layak mendapat bantuan ini.

“Bantuan ini akan diberikan kepada mahasiswa rantau yang sudah terdata sebelumnya oleh Akademi Ide Kalimantan dan BEM Untan. Jika ditotalkan, donasi e-money tersebut bernilai 50 juta. Bulan depan akan diisikan kembali dengan saldo yang sama,” kata dia.

Sebelumnya, pihaknya sudah menyalurkan donasi dari para donatur sebanyak 150 sembako. Bila ditambah dengan donasi yang diterima dari Gubernur Kalbar, maka jumlah paket yang tersalurkan melalui Gerakan Kemanusiaan Bantu Mahasiswa adalah sebanyak 400 paket.

Dia bilang, masih ada lebih dari 100 mahasiswa lagi yang membutuhkan bantuan, dan jumlah ini diprediksi akan terus bertambah. (sti)

error: Content is protected !!