Tabrakan Empat Mobil, Macet Mengular

Tabrakan empat kendaraan di Jalan Trans Kalimantan di Desa Subah, Tayan Hilir pada Senin kemarin menyebabkan kemacetan panjang. SATLANTAS POLRES SANGGAU

SANGGAU – Kecelakaan lalulintas di Jalan Trans Kalimantan pada Senin (16/3) siang melibatkan empat mobil sekaligus. Akibatnya, arus transportasi sempat terhenti dan menyebabkan kemacetan panjang di lokasi kejadian di Desa Subah, Tayan Hilir.

Kasat Lantas Polres Sanggau, AKP Anne Tria Sefyna dikonfirmasi Senin malam mengatakan peristiwa tersebut terjadi di Kilometer 28 Tayan. Kondisi jalanan di lokasi tersebut adalah turunan dan tanjakan.

Adapun empat kendaraan yang terlibat kecelakaan yakni mobil trailer KB 9972 AM yang dikemudikan Parjono, mobil truk dikemudikan Zeki, mobil Nissan X–Trail KB 1391 HI dikemudikan Dedy Satria dan mobil minibus Innova KB 1040 SP dikemudikan Alfrian Hasybillah.

“Parjono, pria 46 tahun adalah warga Kubu Raya. Lalu, Zeki, pria 42 tahun warga Kubu Raya. Dedy Satria, pria 30 tahun warga Sungai Jawi Pontianak dan Alfrian Hasybillah, pria 40 tahun, warga Jalan Komyos Sudarso Pontianak,” ungkapnya.

Mobil trailer melaju di Jalan Trans Kalimantan dari arah Simpang Ampar menuju Kota Pontianak. Ketika sampai di Kilometer 28 Tayan di Desa Subah, saat melewati turunan, pengemudi trailer memperlambat laju kendaraan karena terdapat antrian kendaraan yang berada didepannya sedang melewati tanjakan.

Pada saat trailer memperlambat lajunya, datang dari arah belakang (searah), mobil truk dengan kecepatan tinggi dan hendak mendahului mobil trailer tersebut. Saat hendak mendahului datang dari arah yang berlawanan mobil Nissan X–Trail sehingga benturan tidak terelakkan.

Usai berbenturan, mobil truk oleng ke sebelah kiri dan menabrak bagian belakang mobil trailer. Selanjutnya, mobil trailer terdorong dan menyebabkan kepala mobil trailer berbelok ke kanan jalan. Pada saat kepala mobil trailer ke arah kanan jalan, datang dari arah berlawanan minibus Innova sehingga terjadi benturan antara mobil trailer dan minibus.

“Kemarin, evakuasi tidak bisa dilakukan cepat karena bangkai trailer yang menutup jalan dari dua arah. Tetapi kemarin secara perlahan kendaraan dari dua arah sudah bisa bergerak perlahan,” kata dia.

Anne mengimbau kepada masyarakat agar senantiasa menjaga keselamatan ketika berada di jalan raya. Dengan selalu menjaga keselamatan bersama, angka kecelakaan sedikit banyak akan dapat ditekan presentasinya. (sgg)

error: Content is protected !!