Tahap Pembebasan Lahan

Citra Duani

BUPATI Kayong Utara Citra Duani mengatakan, progres rencana pembangunan Bandar Udara (Bandara) di Sukadana terus dikebut. Saat ini, diungkapkan dia, akan memasuki tahapan pembebasan lahan di tahun 2020 dan sudah memiliki izin prinsip serta sudah mengantongi rekomendasi dari TNI AU.

“Kenapa kita sudah ada rekomendasi juga dari TNI AU? Sebab kalau masuk zona militer berat. Tetapi dengan sudah keluar rekomendasi dari TNI AU, tidak ada alasan lagi Bandara itu tidak jadi. Makanya tahun ini kita proses pembebasan lahan, izin lokasi dari Gubernur yang terbaru dan akan ditindaklanjuti ke BPN,” lanjutnya. Selain itu, ia menambahkan, saat ini juga dalam proses perbaikan, revisi perencanaan sesuai dengan apa yang diminta oleh BPN, termasuk berapa luas dan juga harga dalam pembebasan lahan.  Maka dari itu, selanjutnya pemerintah akan membuat Satgas, hingga pada tim Apresal. Sebab, yang menilai tanah ini, menurut Bupati, bukan Pemerintah Kabupaten maupun Pemerintah Provinsi.

“Sehingga dalam penentuan harga tanah ini tidak ada kepentingan, sehingga sudah ada yang khusus dalam menentukan harga tanah oleh Apresal, yang telah ditunjuk sesuai dengan proses lelang,” ungkapnya.

Dikatakan Bupati, jika izin lokasi sudah keluar dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub), maka tokoh nasional asal Sukadana, Oesman Sapta Odang, akan membantu percepatan pembangunannya. Jika semua lancar, diperkirakan dia pada 2021 pertengahan atau akhir, bandara ini bisa digunakan.

Bupati memastikan proses pembangunan Bandara di Kayong Utara sudah mengantongi izin dan survei dari Kemenhub. Apa lagi Menteri Perhubungan, menurut Bupati, sudah mendatangi langsung lokasi calon Bandara. “Pak Menteri sudah langsung ke lokasi, dan Pak Menteri mengatakan pasti dibangun Bandara. Atas dasar itulah kita terus mengurus izin dalam pembangunan Bandara tersebut,” lanjut dia. (dan)

loading...