Tak Disiplin, Pegawai Terancam Mutasi

PENGAWASAN DAN PEMBINAAN : Bupati Erlina saat meninjau lingkungan kerja Dinas Perpustakaan.

MEMPAWAH – Bupati Mempawah, Hj Erlina, SH, MH bersikap keras dalam upaya mendisiplinkan aparatur Pemerintah Kabupaten Mempawah. Bupati mengultimatum pegawai yang tidak disiplin dengan ancaman mutasi. Karenanya, dia berharap seluruh ASN dapat mendisiplinkan diri.

“Saya minta agar Kepala Dinas mendata pegawai yang tidak disiplin mengikuti apel pagi, nanti datanya disampaikan kepada Sekda. Kemudian, Sekda yang akan menentukan apakah di mutasi ke Sadaniang atau Toho,” tegas Erlina saat memimpin apel di Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Mempawah, kemarin pagi.

Bupati Erlina mengaku kesal dengan ulah sejumlah aparatur yang tak kunjung mendisiplinkan diri. Baik menyangkut disiplin waktu, cara berpakaian hingga pelayanan publik. Padahal, aturan yang menyangkut disiplin pegawai telah diterbitkan melalui Peraturan Bupati (Perbup).

“Sudah 1 tahun saya keluarkan Perbup, dan ternyata masih ada yang belum memenuhi kelengkapan berpakaian yang baik dan benar. Kedepan, semua aparatur sudah lebih lengkap dan disiplin,” pintanya.

Menurut Bupati Erlina, ASN Pemerintah Kabupaten Mempawah harusnya membiasakan diri dengan sikap disiplin tinggi. Sebab, dalam waktu dekat ini dirinya akan menerapkan sistem penilaian kerja elektronik (E-Kinerja).

“Kalau tidak disiplin sejak awal, nanti ASN akan terkejut dengan penerapan E-Kinerja. Bahkan, akan ada pegawai yang kecewa dengan sistem penilaian ini. Karena, setiap pegawai akan memiliki penilaian berbeda sesuai dengan disiplin kerjanya,” sebut Bupati.

Untuk itu, Bupati Erlina berharap ASN dengan penuh kesadarannya dapat meningkatkan disiplin waktu, cara kerja hingga komitmen memberikan pelayanan maksimal bagi masyarakat sesuai bidang kerjanya masing-masing. Karena, konsekuensi menjadi pegawai negeri harus mengabdi kepada negara dan masyarakat.

“Saya ingin kita disiplin dulu pakaiannya. Setelah itulah barulah kita disiplin kinerja. Maka saya tak bosan mengingatkan masalah pakaian ini agar mengikuti aturan. Semua harus seragam dan kompak,” harapnya. (wah)