Tak Kenal Lelah, Pemkab Sambas Cegah Covid-19

Bupati Sambas pakai pengeras suara saat mengedukasi warga dan pedagang di pasar

Kerahkan Segala Potensi, Lindungi Warga dari Wabah

SAMBAS – Pemerintah Kabupaten Sambas, berupaya maksimal dalam upaya pencegahan, penanganan kasus hingga fokus terhadap dampak ekonomi yang dirasakan masyarakat atas wabah pandemi covid 19 di daerah ini.

Bupati Sambas, H Atbah Romin Suhaili Lc MH bersama Wakil Bupati Sambas, Hj Hairiah SH MH dan Sekda Sambas, Ir H Fery Madagaskar MSi, juga membangun sinergisitas dengan unsur polri dalam hal ini Polres Sambas, serta Kodim 1208/SBS. Koordinasi pun juga dilakukan dengan DPRD Sambas, Kejari, Pengadilan Negeri, Pengadilan Agama, serta instansi terkait lainnya di Sambas. Termasuk terus membangun komunikasi dengan Pemprov Kalbar dan Pempus melalui Kemenkes. Serta pihak-pihak di PLBN Aruk hingga Konjen RI di Kuching, karena Sambas merupakan daerah berbatasan langsung dengan Malaysia.

Pemkab Sambas, juga membentuk Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTPP) Covid 19. Meskipun sebelum TGTPP ada, Pemkab Sambas bersama seluruh jajarannya sudah mengambil Start dengan berbagai kegiatan, khususnya edukasi dan sosialisasi terkait wabah covid 19 ke masyarakat.

TGTPP yang diketuai Bupati Sambas inipun, kerja cepat. Mulai dari penyusunan program hingga dukungan anggaran dipersiapkan serta aksi nyata dalam upaya pencegahan Covid 19.

Kemudian pada 24 Maret 2020, Bupati Sambas bersama TGTPP dan didukung semua unsur Forkopimda, menetapkan Kejadian Luar Biasa (KLB) di Kabupaten Sambas, tujuannya lebih memaksimalkan upaya yang sudah dilakukan. Semua pihak dan lini dikerahkan, guna mempersiapkan sarana dan fasilitas kesehatan, termasuk penyiapan sejumlah RSUD milik Pemkab, Tenaga kesehatan dalam upaya penanganan kasus yang muncul.

Bupati Sambas pantau Posko di pintu masuk wilayah Kabupaten Sambas.

Pemaksimalan lainnya, adalah memperketat pintu masuk ke Kabupaten Sambas, mulai dari posko Semelagi (Sambas – Singkawang), Subah (Sambas – Bengkayang, sejumlah pelabuhan, hingga di PLBN Aruk. Termasuk pelaksanaan Rapid Test bagi pelintas. Di kegiatan-kegiatan tersebut, Bupati dan Wakil Bupati Sambas turun langsung. Bahkan, kerap sekali jam kerja menjadi 24 jam dalam sehari selama penanganan covid-19 di wilayah Kabupaten Sambas.

Perhatian yang tak dilupakan Pemkab Sambas, adalah memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak covid 19. Mulai dari pemberian subsidi di pasar murah, bantuan sembako, kemudian mendorong desa mengeluarkan bantuan yang bersumber dari dana desa. Bupati Sambas juga mendorong komitmen sejumlah perusahaan perkebunan sawit yang ada di Sambas, termasuk BUMN, BUMD untuk peduli dengan kondisi masyarakat.

Bupati Sambas kenakan masker kepada warga di pasar.

Tak hanya upaya fisik, Bupati Sambas juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berdoa sesuai agamanya masing -masing agar wabah ini segera dijauhkan. Kepada para tenaga kesehatan, Bupati Sambas menyebutnya adalah garda terdepan penanganan covid 19. Dirinya pun juga memberikan perhatian penuh, mulai mengupayakan pemenuhan APD yang diperlukan, juga memberikan perhatian dalam kesehatan kepada mereka, mulai dari adanya insentif hingga pemberian tambahan asupan gizi. Termasuk kepada para anggota Polri, TNI, maupun ASN lain yang bersentuhan langsung dalam penanganan kasus, perhatian juga diberikan. (*)

Read Previous

Partai Gelora Resmi Menjadi Partai Politik

Read Next

Sultan Pontianak Dukung Keputusan Pemkot, Soal Salat Idulfitri di Masjid