Tak Terpikirkan Remehkan Tamu

SOUTHAMPTON– Diantara lima tim yang ada di grup A, cuma dua yang belum menelan kekalahan. Yakni Inggris dan Kosovo. Nama tim terakhir secara mengejutkan menempel The Three Lions di posisi runner-up grup.

Dalam matchday keempat kualifikasi Euro 2020 grup A dini hari nanti (11/9) Inggris akan menjamu Kosovo di St.Mary’s Stadium. Dan pertemuan ini merupakan yang pertama kalinya buat kedua tim.
Jelang laga ini, semua rumah bursa menempatkan Inggris sebagai favorit pemenang di laga ini.

Semifinalis Piala Dunia 2018 ini diperkirakan menang dengan skor telak minimal tiga gol atas Kosovo.
Pelatih Inggris Gareth Southgate kepada Daily Mail kemarin (9/9) menyebutkan tak ada pikiran meremehkan Kosovo. Southgate bahkan berencana memasang trisula terbaiknya, Raheem Harry Kane-Marcus Rashford-Raheem Sterling, sebagai starting XI.

Trio ini pasca Piala Dunia 2018 memang jadi andalan. Dari delapan laga dimana skema 4-3-3 dimainkan, trio Kane-Rashford-Sterling (KRS) jadi trisula utama Southgate empat kali. Trio KRS dipecah saat ujicoba internasional lawan Amerika Serikat (16/11), kualifikasi Euro lawan Rep Ceko (22/3), Montengero (25/3), UEFA Nations League lawan Belanda (7/6).

Dalam empat pertandingan setelah Piala Dunia 2018 dimana KRS bermain bersama Inggris hasilnya tiga kali menang dan seri sekali. Masing-masing menang 3-2 atas Spanyol (16/9), seri tanpa gol (13/10) dan menang 2-1 (18/11) atas Kroasia, serta menang 4-0 (8/9) atas Bulgaria di kualifikasi Euro 2020. Dari empat laga itu, Kane jadi top skor dengan mepat gol. Disusul Sterling dengan tiga gol dan Rasford paling minim dengan satu gol.

“Ketika bertandang lawan Spanyol di UEFA Nations League (16/10) kami pikir trio pemain kami akan kesulitan melawan trio penyerang tuan rumah. Namun ternyata kami malah bisa menang,” kata Southgate. Pelatih 49 tahun itu juga berani mengkomparasikan trio KRS ini sama menakutkannya dengan the deadliest duo timnas Prancis yakni Antoine Griezmann dan Kylian Mbappe.

Nah, dari trio KRS ini maka produktivitas Rashford memang yang paling rendah. Namun hal itu sama sekali bukan hal yang mengganggu Southgate. Eks pelatih Middlesbrough itu selalu sabar dengan Rashford.

“Dia masih berusia 21 tahun dan perjalanan karirnya masih panjang. Memang tubuhnya tak sekokoh Harry (Kane) untuk melindungi bola namun Marcus (Rashford) punya cara meloloskan sendiri dari para bek jika diposisikan sebagai nomor sembilan,” bela Southgate.

Southgate berencana memasang Rashford tetap dalam posisi yang sama ketika lawan Bulgaria. Yakni sebagai wide attacker. Dalam analisis Southgate bola-bola lob di belakang para pemain belakang adalah bola favorit Rashford.

“Semua mungkin masih ingat bagaimana Michael Owen diposisikan sebagai penyerang nomor sembilan oleh Kevin Keegan di timnas Inggris yang bertugas menjaga bola. Situasi itu tak maksimal dan ini sama seperti yang dialami Marcus,” beber Southgate. “Gol dari Marcus akan datang sendirinya,” tambah Southgate.

Rashford pun menyadari kala timnya berpesta gol ke gawang Bulgaria dan dirinya absen maka ada konflik yang terjadi. “Ketika di stadion saya berpikir, yes, tim ini menang. Namun sepulang dari stadion maka saya berpikir kenapa saya membuang banyak peluang,” aku Rashford dalam wawancara dengan ESPN.

Penyerang Manchester United itu mengetahui kalau bersanding dengan Sterling dan Kane di timnas, maka dirinya akan selalu ditanya berapa gol yang akan kamu ciptakan. Sebab dua nama tersebut telah menjadi mesin gol utama.

“Saya memotivasi diri setiap berada di samping Harry (Kane). Kalau dia (Kane, red.) berlatih keras maka saya harus ekstra keras, kalau dia mencetak tujuh gol maka saya harus bisa mencapai delapan gol,” terang Rashford.

Di sisi lain, Kane menampik tudingan soal dirinya merupakan jenis pemain yang gemar diving alias berpura-pura. Kane disorot karena aksinya saat melakoni Derbi London Utara lawan Arsenal (1/9) lalu.

“Opini orang adalah hak mereka dan saya tak menaruh konsentrasi pada masalah tersebut. Buat saya apa yang jadi tugas saya adalah melakukan yang terbaik di lapangan dan memenangi pertandingan,” tutur Kane. (dra)

 

Read Previous

Tim Dokter Habibie Minta Dukungan Doa

Read Next

Pendekatan Hard Power dan Soft Power Terhadap Karhutla

Tinggalkan Balasan

Most Popular