Tambah Tiga Kasus Kematian

Kepala Dinas Kesehatan Kalbar, dr Harisson.

Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat (Kalbar) Harisson mengungkapkan, tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) untuk pasien Covid-19 saat ini telah mencapai angka 63 persen. Dengan rincian 579 tempat tidur sudah terisi dari total 918 tempat tidur yang tersedia di seluruh Rumah Sakit (RS) se-Kalbar.

“Jadi yang tersedia sisa 339 tempat tidur, ini data per 9 Juni 2021,” ungkapnya kepada awak media, Rabu (9/6).

Selain itu, Harisson juga mengumumkan ada tiga kasus meninggal dunia dari data perkembangan kasus per 9 Juni 2021. Kasus meninggal dunia masing satu di Pontianak, Kubu Raya, dan Melawi. Sedangkan untuk penambahan kasus dari 717 total sampel yang diperiksa terdapat 158 kasus konfirmasi (positif) baru dan 27 orang di antaranya harus dirawat di RS.

Sebaran kasus baru ini terdiri dari 23 orang warga Kota Pontianak dan empat warga Kota Singkawang. Selain itu ada 16 warga Kabupaten Kayong Utara, 10 warga Ketapang, 22 warga Kubu Raya, sembilan warga Landak, enam warga Mempawah, 21 warga Sambas, tiga warga Sanggau, 16 warga Sekadau, 17 warga Melawi dan 11 warga Bengkayang.

Sementara untuk kasus positif yang telah dinyatakan sembuh ada sebanyak 112 orang. Terdiri dari 15 warga Kota Pontianak, 10 warga Kabupaten Kubu Raya, sembilan warga Kapuas Hulu, 16 warga Melawi, 13 warga Sanggau, dua warga Sekadau dan tujuh warga Mempawah. Selanjutnya ada sembilan warga Kabupaten Sintang yang juga telah dinyatakan sembuh, 13 warga Landak, 10 warga Sambas dan dua warga dari luar wilayah Kalbar.

“Dengan demikian sampai 9 Juni 2021 total kasus konfirmasi di Kalbar ada 11.757 orang, kasus aktif 696 orang atau 5,91 persen, kasus sembuh 10.947 orang atau 93,11 persen dan meninggal dunia 114 orang atau 0,96 persen,” tutupnya. (bar)

error: Content is protected !!
Hubungi Kami!