Tanam dan Wariskan

TARIAN ADAT: Tarian adat Ketungau ditampilkan di setiap momen kegiatan perayaan, penarinya merupakan anak muda asli daerah tersebut. FOTO ISTIMEWA

SINTANG-Dihadapan ratusan warga Kecamatan Sintang yang mayoritas berasal dari Kecamatan Ketungau Tengah, Ketungau Hilir dan Ketungau Hulu, Yustinus Jukardi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang mengatakan untuk tetap menjaga kondusifitas dan saling rangkul antarsesama.

“Hal ini baik untuk terciptanya kondisi daerah yang aman, terjaga dan tetap kondusif. Begitu juga dengan kebersamaan yang menampakan kehidupan bermasyarakat di tengah-tengah pembangunan yang sedang dilaksanakan secara berkelanjutan,” terang Yustinus di GKE Petra Sintang, kemarin.

Yustinus dihadapan warga Ketungau mengharapkan agar masyarakat semakin memperluas pemahaman dan kesadaran tentang pentingnya nilai dan makna dari sebuah kebersamaan.

“Modal kita mencapai visi mewujudkan masyarakat Sintang yang religius. Kita jadikan kesempatan ini menjadi momentum untuk bisa mengimplemtasikan untuk lebih menebar kedamaian di Sintang ini,” tambahnya.

Sementara itu, Martin Nandung Ketua Yayasan Kelingkang menyampaikan, momentum bersama warga Ketungau ini merupakan momen  untuk saling bertemu, berbagi cerita, berbagi suka cita bersama. “Ini ajang kita bersilaturahmi yang baik. Kita ingin membangun kebersamaan, kekompakan dan persaudaraan diantara sesama warga Ketungau. Puji Tuhan, warga Ketungau yang berada di pemerintahan terus mampu menunjukan prestasi dan kinerja baik sehingga mendapatkan kepercayaan dari Bupati dan Wakil Bupati Sintang,” beber Martin.

Ia juga berucap, agar masyarakat Ketungau yang tinggal di Sintang bisa bersatu padu dan menjadi sahabat untuk semua golongan.

“Orang Ketungau memiliki tradisi gotong royong yang tinggi. Kearifan lokal ini harus kita tanam dan wariskan kepada anak cucu kita,” pungkasnya. (fds)

loading...