Tanggap dan Sigap Hadapi Bencana

PENINJAUAN: Wali Kota Edi Rusdi Kamtono saat meninjau sejumlah rumah yang terdampak puting beliung yang melanda Kota Pontianak, Juli lalu. DOKUMEN

PONTIANAK – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono meminta seluruh jajaran untuk selalu siap siaga dalam menghadapi bencana yang bisa terjadi kapan saja. “Kami sudah melakukan berbagai antisipasi dalam menghadapi bencana di Kota Pontianak. Kita siaga diseluruh jajaran. Tidak hanya BPBD saja, namun semua OPD siap,” ungkap Wali Kota (Wako) Pontianak Edi Rusdi Kamtono, Sabtu (19/9) di Pontianak.

Ada dua bencana yang diakui Wako, sering menimpa Kota Pontianak. Dua bencana yang dimaksud dia yakni puting beliung dan banjir. Untuk banjir, menurut dia, penyebabnya dikarenakan curah hujan tinggi ditambah dengan pasang air laut.

Di Kota Pontianak, diakui Edi, terdapat beberapa kawasan rendah. Dimisalkan dia seperti di daerah bentasan di mana limpahan air dari kabupaten tetangga, menimbulkan genangan di sana. Hal yang menurut dia, kian diperparah dengan keberadaan gulma di Parit Malaya dan Parit Nanas, menjadikan situasi ini harus sering diawasi. “Yaitu dengan normalisasi dan pembersihan parit. Ini yang rutin dilakukan,” ungkapnya.

Menyoal penanganan bencana di Kota Pontianak, selama ini kata Edi, dalam prosesnya BPDD bertindak dengan cepat. Bisa dikatakan dia respons mereka dalam hitungan menit, di mana petugas sudah sampai ke lokasi bencana. Hal yang memudahkan mereka karena lokasi Kota Pontianak tidak luas dan bisa cepat dijangkau. “Seperti pohon tumbang atau ada kebakaran, itu cepat sekali responsnya,” ungkapnya.

Selain ketanggapan petugas menghadapi bencana, mitigasi bencana utamanya tempat penampungan sementara, ketika terjadi bencana, dipastikan dia juga telah disiapkan pihak kelurahan dan kecamatan. Di setiap lokasi ini, mereka sudah menyiapkan aula atau kantor yang seketika bisa disulap buat menampung korban bencana. Di sana, petugas juga menyiapkan kasur, termasuk makanan siap saji sebagai pertolongan pertama bagi masyarakat terdampak bencana.

Anggota DPRD Kota Pontianak, Anwar Ali meminta BPBD dapat sigap dan tanggap dalam mengahadapi bencana. Saat ini, diingatkan dia, beberapa kabupaten di Kalbar tengah mendapat musibah bencana.

Evaluasi dalam penanganan bencana menjadi penekanan dia. Ia tak ingin ketika terjadi musibah, dalam penanganannya justru berlarut. “Kasihan masyarakat yang terkena bencana ini,” ungkap legislator Partai Demokrat tersebut.

Bantuan utama yang mesti cepat dilakukan, menurut dia, tentu dalam evakuasi korban mesti cepat. Kemudian, diharapkan dia, bantuan sandang serta pangan termasuk lokasi penampungan sementara bila sewaktu-waktu perlu dilakukan. “Semuanya perlu perencanaan, sehingga ketika terjadi bencana Pontianak sudah siap,” tandasnya. (iza)

error: Content is protected !!