Tapal Batas Perebutan Wilayah Perum 4 Kembali Memanas

Dian Eka ; Saya Bakal Bantu Lewat Jalur Hukum

PONTIANAK-Persoalan tapal batas wilayah Perum 4 kembali mencuat ketika Anggota DPRD Pontianak dapil Kecamatan Pontianak Timur, Dian Eka melakukan reses belum lama ini. Sebagai tindak lanjut keluhan masyarakat, politisi Hanura itu bakal kembali memperjuangkan aspirasi warga agar keinginan warga Perum 4 menjadi warga Kota Pontianak terwujud.

“Keluhan warga Perum 4 yang ingin menjadi bagian dari wilayah Kota Pontianak terus saya ikuti perkembangannya. Terakhir saya bersama Komisi I DPRD Pontianak melakukan diskusi ke Komisi I DPRD Provinsi bersama perwakilan warga Perum 4 buat membahas persoalan ini,” kata Dian Eka kepada Pontianak Post, Rabu (5/2) malam.

Dari hasil pertemuannya dengan warga di Perum 4, mereka tetap ingin wilayahnya masuk di Kecamatan Pontianak Timur. Namun yang terjadi saat ini, wilayah tapal batas Perum 4 masih masuk di Kabupaten Kubu Raya. “Saat pertemuan, saya sudah sampaikan ke warga, bahwa saya akan konsisten memperjuangkan aspirasi mereka dengan upaya pendekatan secara politik, termasuk terakhir itu rapat bersama Komisi I DPRD Provinsi Kalbar,” katanya.

Tetapi menurut SK gubernur no 307/ PEM/ 2010, menyatakan bahwa wilayah Perum 4 tidak termasuk dalam wilayah Kubu Raya.

Persoalan ini tambah dia sudah berlarut. 20 tahun tak bisa diselesaikan. Harapan dia, kepala daerah bisa mendengar aspirasi warga. Khususnya Gubernur Kalbar dan Wali Kota Pontianak bisa mengkaji ulang permasalahan ini. Jika terdapat kendala aturan pasti ada solusinya. “Karena setiap produk hukum yang dibuat harus memperhatikan aspek keberpihakan pada masyarakat,” katanya.

Apalagi warga Perum 4 ketika kampanye Pilkada, Pilwako dan Pileg ikut memberikan suaranya buat Kota Pontianak. Apabila tindak lanjut perjuangannya saklek di tingkat provinsi. Dian bakal menempuh jalur hukum buat membantu warga Perum 4 ini. “Upaya penyuratan presiden buat menyelesaikan persoalan ini juga sudah dilakukan. Mudah-mudahan tindak lanjut segera dilakukan,” tegasnya.(iza)

loading...