Tarif Parkir Cap Go Meh Normal

CAP GO MEH: Kemeriahan Cap Go Meh tahun lalu di Kota Pontianak. Atraksi sejumlah naga dan tatung ini, diprediksi bakal lebih ramai tahun ini.  MUJADI-DOK/PONTIANAK POST

Pungut Parkir Tak Sesuai Perda Tindakan Pemerasan

PONTIANAK-Kepala Dinas Perhubungan Pontianak Utin Srilena Candramidi mengingatkan jukir liar untuk tidak memungut tarif parkir kendaraan di acara puncak Cap Go Meh dengan harga yang tidak sesuai ketentuan Perda nomor 1 tahun 2011. Tarifnya masih sama, untuk motor Rp 1000 dan mobil Rp 2000.

“Jelang pelaksanaan Cap Go Meh di Kota Pontianak bagi masyarakat yang ingin melihat berbagai atraksi yang difokuskan di jalan Diponegoro untuk berhati-hati dengan juru parkir liar. Jika juru parkir liar meminta tarif yang lebih dari peraturan daerah nomor 1 tahun 2011 yakni sepeda motor Rp 1000 dan mobil Rp 2000, tolak. Kalau perlu teriak karena tindakan mereka masuk kategori pemerasan,” tegasnya kepada Pontianak Post, Selasa (28/1).

Ia menambahkan tidak menutup kemungkinan dari beberapa lokasi pelaksanaan kegiatan Cap Go Meh pasti ada oknum yang mengambil keuntungan. Maka dari itu dirinya meminta masyarakat untuk berani menolak.

Apabila terdapat kejadian seperti ini, dia meminta masyarakat segera melaporkan ke petugas yang berada di dekat lokasi.

Utin mengimbau para juru parkir untuk tidak menarik tarif parkir lebih dari ketentuan yang sudah ditetapkan. Dirinya memastikan tarif parkir pada saat pelaksanaan Cap Go Meh akan normal sesuai ketentuan yang ada.

Ia juga meminta masyarakat untuk memanfaatkan gedung parkir pada saat pelaksanaan Cap Go Meh. Karena dengan menggunakan gedung parkir maka keselamatan kendaraan akan terjamin.

Untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat yang ingin mengunjungi lokasi pelaksanaan Cap Go Meh. Maka dari gedung parkir akan di siapkan bus shuttle yang siap mengantar masyarakat ke lokasi sekitar pelaksanaan Cap Go Meh.(iza)

error: Content is protected !!