Tatung Pukau Turis Asing

TATUNG WANITA: Perayaan Cap Go Meh 2020 di Kota Singkawang, Sabtu (8/2) berlangsung meriah. Ratusan tatung unjuk kesaktian di depan ribuan penonton, tak terkecuali tatung wanita.  

Cap Go Meh Singkawang 2020

SINGKAWANG – Cap Go Meh 2020 di Singkawang berlangsung meriah. Badai informasi soal penyebaran virus corona seakan tak berpengaruh. Warga berikut wisatawan, baik domestik maupun mancanegara tumpah ruah di jalan. Pusat kota tertoleran di Indonesia ini pun berubah menjadi lautan manusia.

Mereka menyaksikan parade sekitar 800 tatung unjuk kesaktian. Sejak pagi para tatung memadati jalan sekitar kantor Wali Kota Singkawang di Jalan Firdaus. Dengan seragam dan panji-panji kebesaran nama yayasan maupun kelenteng, mereka semringah, mengisi antrean barisan untuk tampil.

Tua dan muda berbaur jadi satu. Tetabuhan alat musik khas menambah semangat para tatung. Bahu jalan tak lagi mampu menampung ribuan penonton dan para pedagang kaki lima yang menjajakan makanan dan minuman.

Begitu Festival Cap Go Meh 2020 dibuka Menteri Agama RI, Fachrul Razi, atraksi tatung pun dimulai. Pasukan pengibar bendera, drumb band, replika naga dan barongsai seolah menjadi pembuka jalan para dewa tatung di atas bumi. Aura mistis dan metafisika yang kental meliputi suasana. Rombongan tatung bergerak satu per satu seolah-olah tidak ada habisnya. Totalnya 847 tatung.

Mereka berdiri di atas parang, menusuk pipi dengan benda tajam atau duduk di atas paku. Dengan waktu dan rute yang panjang, atraksi mereka mampu menghibur penonton. Rombongan tatung dari Kali Asin Dalam misalkan. Tatungnya berjumlah delapan orang.

Semuanya dari kalangan milenial. Meski masih relatif muda, mereka banyak disorot kamera karena atraksi yang unik. Sarana atraksi yang mereka gunakan adalah besi stainless steel yang ujungnya diberi roda sepeda, gitar, replika kalajengking, laba-laba bahkan helikopter mini.

Salah satu pendukung para tatung Kali Asin Dalam ini, Yuki Wen, mengakui para tatung ini adalah para remaja. Pria berambut pirang ini menyebutkan, ketahanan para tatung ini sekitar tiga jam sepanjang rute tatung yang telah ditetapkan. “Sudah setiap tahun berpartisipasi. Ini kita ikut menyemarakkan lagi,” katanya.

Tahun ini ia dan teman-temannya memang bekerja ekstra. Pasalnya para tatung harus senantiasa diberikan air agar mampu meningkatkan daya tahan.

Atraksi lainnya yang mencolok adalah tatung yang menggunakan baju adat dayak. Ia menusukkan besi dengan replika tugu Khatulistiwa. Bahkan ada tatung menusukkan besi panjang yang dikaitkan dengan sepeda kecil di wajahnya. Tulisan di salah satu bagian sepeda itu berjudul “Singkawang Hebat”.

Wisatawan asal Surabaya, Fredrik mengakui atraksi Cap Go Meh Singkawang memang menarik. “Banyak tontonan tatung. Saya suka,” jelasnya. Ia melihat adegan tatung membingkai besi di wajah sambil berjalan. Meski boleh jadi ada yang “ngeri”, bagi dirinya itu adalah ekspesi unik tatung. “Bagi saya itu unik dan berani. Suguhan hiburan yang menarik,” jelasnya.

Wisatawan asal Malaysia, Yi Ming, mengaku senang bisa ke Singkawang. Baginya yang menarik adalah antusiasme tatung mengikuti Cap Go Meh. “Begitu ramai, uniqe, it’s Amazing,” katanya. Ia sengaja ke Singkawang karena mendengar informasi dari teman hingga pencarian di internet. “Saya dari KL (Kuala Lumpur), with friends, saya suka melihat tatung ini,” kata Yi Ming. Tak pelak, bidikan kamera SLR-nya tak melewatkan setiap momen menarik dari atraksi tatung.

Ketua Harian Imlek dan Cap Go Meh Singkawang, Tjhai Leonardi, berterima kasih atas kunjungan wisatawan dan seluruh pihak yang telah menyukseskan acara Imlek dan Cap Go Meh 2020 ini. Dengan melihat warga yang tumpah ruah ini membuktikan bahwa apa yang dikhawatirkan seperti mewabahnya virus corona ternyata tidak menyurutkan antusiasme semua pihak.

“Terima kasih atas seluruh perhatian semua pihak, ke depan kita akan lakukan terbaik lagi sebagai tuan rumah Festival Cap Go Meh ini,” ujar dia.

Sebelumnya, saat membuka puncak Festival Cap Go Meh 2020, Menag Fachrul Razi mewakili Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa presiden amat mengapresiasi event ini. “Beliau mohon maaf karena tidak bisa bergabung hari ini. Tapi beliau sangat mengapresiasi festival ini,” katanya.

Pembukaan ditandai dengan penabuhan genderang oleh Menag Fachrul Razi, Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji, dan Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie. Fachrul Razi mengaku senang agenda ini menjadi momentum yang dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat dan mampu merekatkan hubungan antarumat beragama.

“Terlebih pada event ini, bukan hanya disaksikan oleh salah satu etnis tertentu saja, tetapi hampir seluruh umat yang ada di Kota Singkawang ataupun yang ingin bergabung dalam acara ini,” katanya.

Sementara Gubernur Kalbar, Sutarmidji menyebutkan, Singkawang telah membuktikan bahwa harmonisasi dan toleransi masyarakat dapat mendorong pergerakan ekonomi dan pembangunan daerah.

“Singkawang sudah menunjukkan hasilnya luar biasa semoga. Singkawang juga memiliki modal utamanya sebagai kota tertoleran di Indonesia,” katanya.

Menurut dia, toleransi, kebersamaan serta harmonisasi itu kunci dari keberhasilan melaksanakan pembangunan. Puncak Festival Cap Go Meh 2020 Singkawang dibuka dengan tarian berbagai etnis yang menggambarkan keberagamaan adat istiadat yang ada di masyarakat Singkawang.

Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie mengklaim perayaan Cap Go Meh di Singkawang ini merupakan yang terbesar bukan hanya di Indonesia, tapi juga di dunia. “Festival Cap Go Meh 2020 ini juga menarik minat para wisatawan, bukan hanya domestik, tapi juga dari luar negeri,” tuturnya.

Festival Cap Go Meh ini telah tercantum dalam Calendar 100 of Event yang dibuat oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sehingga menjadi event nasional yang rutin.

Tjhai Chui Mie juga berpesan agar semua elemen masyarakat dapat meningkatkan kerukunan dan toleransi yang ada.  “Mari jaga kerukunan yang ada sehingga kita menjadi bangsa yang kuat khususnya Kota Singkawang. Ramainya yang datang menguntungkan bagi Singkawang, baik itu perhotelan dan tempat- tempat wisata. Pemkot akan terus menguatkan sektor pariwisata guna menunjang pembangunan daerah dan nasional,” katanya.(har)

Read Previous

Gelar Pertandingan Barongsai Berhadiah Angpao Raksasa

Read Next

Rancang Regulasi Lindungi Industri Media

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *