Tekan Tingkat Kebocoran dengan Penertiban

Ghafie Satyagraha

SUNGAI RAYA — Masih tingginya tingkat kebocoran yang terjadi di lapangan membuat pihak PDAM Tirta Raya melakukan razia dengan melakukan penyisiran kesetiap titik yang diperkirakan banyak terjadi kebocoran.

“Penertiban sambungan ini sudah kami lakukan sejak awal Desember 2019 lalu, dan setelah kami sisir satu persatu di sejumlah titik memang ada banyak ditemukan kebocoran sambungan,” kata  Kepala Bagian Hubungan Langganan PDAM Tirta Raya, Ghafie Satyagraha kepada Pontianak Post, Rabu (12/2) saat ditemui di ruang kerjanya.

Penertiban sambungan sendiri kata dia, selain menekan angka kebocoran, juga memberikan dampak pada upaya peningkatan pelayanan, apalagi sejak awal Januari lalu telah terjadi kenaikan tarif air bersih PDAM Tirta Raya Kubu Raya.

Adapun wilayah yang menjadi prioritas untuk dilakukan penertiban kata dia yakni di wilayah yang dinilai kondisi airnya mengalir baik, seperti di Kawasan, Sungai Raya, Desa Kapur, Kuala Dua dan beberapa kawasan lainnya.

Jenis penertiban yang dilakukan kata dia, mulai dari penyegelan sambungan, pemutusan dan melakukan pendekatan persuasif atau mediasi. “Dari tiga jenis penertiban tersebut, yang lebih kami utamakan yakni mediasi dengan pelanggan yang bersangkutan. Karena bagaimanapun tentu kami inginnya setiap masyarakat Kubu Raya bisa mendapatkan pelayanan air bersih dan tidak ada pihak yang dirugikan,” jelasnya.

Kata Ghafie, pihaknya menargetkan bisa menertibkan sebanyak 3.463 titik yang diperkiran mengalami kebocoran.  Upaya penertiban sendiri lanjutnya akan dilakukan sampai tuntas dan tidak ada lagi kebocoran di lapangan. Ditanya mengenai jumlah penertiban yang telah dilakukan hingga saat ini, kata Ghafie, sejak awal Desember 2019 hingga jelang pertengahan Februari 2020 pihaknya sudah melakuan penertiban sebanyak 200an titik. “Sekitar 200 titik yang sudah kami lakukan penertiban ini tersebar d wilayah Sungai Raya, Cempaka Putih dan Arang Limbung,” jelasnya.

Bagi setiap pelanggan PDAM yang mengalami gangguan pelayanan kata Ghafie, bisa mendatangi langsung kantor PDAM Tirta Raya atau menghubungi call center  yang telah ditentukan. “Kami juga selalu melayangkan surat pemberitahuan tunggakan bagi para pelanggan yang terdata melakukan tunggakan,” ungkapnya. (ash)

Read Previous

PT. Angkasa Pura II Bandara Supadio Bangun Aula SMPN 3 Sungai Raya

Read Next

Richy Resmi Gantikan Yanto

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *