Teknologi Si Perekat Hubungan

SEBANYAK 100 persen Zetizen memiliki grup khusus anggota keluarga. Hasil polling itu menunjukkan bahwa teknologi mampu menjadi jembatan sekaligus perekat hubungan keluarga yang sedikit renggang akibat kesibukan masing-masing.

Ternyata ada beberapa alasan sehingga banyak keluarga yang tergerak bikin grup khusus. Misalnya, mendekatkan hubungan antara anggota keluarga (34%), menjaga silaturahmi (33%), dan menjadi media sarana informasi terkait dengan info-info terbaru, baik yang menyangkut persoalan dalam keluarga maupun informasi luar (33%).

Namun, selain membagikan informasi-informasi, grup chat keluarga sering kali berisi guyonan-guyonan internal keluarga. Meski awalnya nggak ada maksud untuk bercanda, nyatanya lucu juga ya. Sebanyak 55 persen Zetizen mengungkapkan bahwa om atau tante menjadi orang yang paling receh. Sementara itu, 33 persen merasa ayah dan ibu selalu menjadi pemantik hal-hal konyol. Sisanya, 17 persen, melihat adik dan kakak sebagai orang yang sering menciptakan kekonyolan.

Terlepas dari itu, 33 persen Zetizen beranggapan bahwa adanya grup keluarga sangat penting karena memudahkan semua anggota keluarga untuk bertukar informasi atau berkirim kabar. Menurut 67 persen Zetizen lainnya, grup keluarga nggak terlalu penting. Alasannya, mereka nggak terlalu aktif dalam grup tersebut. Alasan lain, di kehidupan nyata emang semua anggota keluarga masih sering bertemu secara langsung.

Well, seperti lirik lagu di film Keluarga Cemara, Harta yang Paling Berharga Adalah Keluarga. Makanya, mari luangkan waktu sejenak bersama keluarga meski hanya melalui chat di grup keluarga ya! (efn/c14/raf)

Read Previous

Ramaikan Karnaval Tenun Lunggi

Read Next

Oknum LSM Ditangkap

Tinggalkan Balasan

Most Popular