Tembus Kabut Asap untuk Laksanakan Kewajiban Perpajakan

pajak

MASKER: Pengarah layanan sedang memberikan masker kepada wajib pajak saat ke KP2KP Sekadau. IST

SEKADAU—Kondisi cuaca yang diselimuti kabut tebal dan jarak pandang yang pendek tak menurunkan semangat seorang wajib pajak bernama Awaludin untuk pergi ke kantor pajak. Ia merupakan bendahara SMP Negeri 2 Belitang Hilir. Ia datang ke Kantor Penyuluhan Pelayanan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Sekadau untuk konsultasi mengenai pembuatan ID Billing atas pemungutan pajak yang ia lakukan, Jum’at (20/9).

Melihat kondisi cuaca yang sedang berkabut dan Awaludin yang datang ke kantor pajak tidak menggunakan masker, pengarah layanan KP2KP Sekadau Lisa memberikan masker kepada Awaludin.
Kepala KP2KP Sekadau Fimran Setia Nugraha mengatakan kalau ia juga menyediakan masker untuk wajib pajak. Dia berharap wajib pajak selalu memakai masker ketika beraktifitas di luar rumah.

“Selama ini saya harus menempuh waktu tiga jam dari tempat saya bekerja hanya untuk membuat kode billing ke kantor pajak sebelum membayar ke bank,” ucap Awaludin.

Dia mengatakan bahwa selama ini tak memahami cara membuat kode billing.  Ia sangat tergantung dengan pegawai KP2KP Sekadau untuk membuatkan kode billing. Namun, kini ia bertekad untuk dapat membuat kode billing sendiri.

Di Tempat Pelayanan Terpadu KP2KP Sekadau dia dilayani oleh Reda Kurnia Amanda. Ia diarahkan oleh Reda untuk membuat kode billing secara mandiri melalui situs DJP Online. Reda membimbing dari tahap satu ke tahap lainnya cara pembuatan kode billing.

Setelah diajari tata caranya, Awaludin pun menyadari kalau ternyata membuat kode billing itu mudah. Kata Awaludin, “Oh ternyata mudah sekali ya buat ID Billing sendiri, tidak perlu lagi jauh-jauh ke kantor pajak.”

Awaludin juga meminta untuk diajarkan tahap-tahap pelaporan pajak dan penjelasan mengenai jenis-jenis pajak yang biasa dikenakan atas kegiatan sekolahnya.

Usai pelayanan, petugas TPT sedikit berbincang-bincang kepada Awaladin dengan menanyakan, “Apa yang buat bapak nekat untuk ke kantor pajak dengan kondisi cuaca barkabut dan jauh juga?”
Menurut Awaludin, itu merupakan sudah menjadi kewajibannya sebagai bendahara yang juga sebagai penanggungjawab atas pelaporan perpajakan sekolah. “Badai petir pun saya hadapi apalagi cuma kabut asap begini saja,” canda Awaludin.

Mendengar jawaban Awaludin, Reda berharap agar Awaludin dapat menjadi contoh bagi wajib pajak lainnya. Awaludin pun pulang kembali ke tempat ia bekerja dengan menggunakan masker yang telah diberikan oleh KP2KP Sekadau. “Wah terima kasih banyak atas pelayanan yang memuaskan dan juga maskernya,” ujar Awaludin senang sesaat sebelum meninggalkan KP2KP Sekadau. (r/*)

Read Previous

Mahasiswa Babak Belur, Terkena Gas Air Mata dan Pentungan Polisi

Read Next

Semua Bidang Tanah di Kalbar Selesai Terpetakan 2024

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *