Tenny Jabat Kaper BKKBN Kalbar

PONTIANAK-Tenny Calvenny Soriton menjadi Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) Perwakilan Kalimantan Barat. Proses pelantikannya dilakukan oleh Kepala BKKBN RI, Hasto Wardoyo, Jumat (20/3). Arahan Hasto kepada beberapa Kepala Perwakilan BKKBN yang baru dilantik, diminta menjalankan tugasnya dengan benar-benar menghayati segala yang terjadi di lapangan.

“Saya minta kaper-kaper BKKBN yang akan ditugaskan di daerah masing-masing untuk benar-benar menghayati segala kekurangan. Kaper jangan justru bergaya minta dilayani dengan mobil bagus, tidur di hotel sedangkan masih banyak warga miskin belum terlayani,” ungkap Kepala BKKBN RI Hasto Wardoyo.

Pada kesempatan itu, ia meminta semua kaper daerah untuk tidak membiasakan memberi jamuan pada pejabat BKKBN pusat yang datang bertugas ke daerah. Menurutnya, pelayanan yang diberikan sebaiknya dilakukan sederhana. Jangan dibiasakan menyiapkan oleh-oleh, kemudian menyiapkan makanan sampai tak termakan. Pandangan dia justru mubazir.

Dengan perlakuan sederhana, pandangan Hasto juga akan membuat para Kaper yang bekerja diseluruh wilayah Indonesia akan merasa tidak terbebani. Ke depan ia ingin kebiasaan tersebut dirubah.

Hasto justru ingin ketika datang ke satu daerah, teman-teman bisa menyuguhkan laporan tentang capaian kinerja lengkap dengan data progres pekerjaan yang baik. “Dari pada disuguhi durian setumpuk, namun data yang diberikan bukan sebenarnya seperti di lapangan. Yang paling sakit itu laporan bagus, sekali turun ke lapangan datanya tak benar. Inilah yang membuat sesat,” katanya.

Ia tak bosan memberi pemahaman kepada ASN di lingkup BKKBN. Sampaian tersebut diberikan terus agar ASN nya bisa betul-betul menghayati kesederhanaan, menghayati kemiskinan, kebodohan dan segala kekurangan.

Jikapun memiliki kecukupan materi dan hidup layak. Sebisanya diminta dia tidak ditunjukkan di depan rakyat. “Gaya kaper jangan wah. Kaper harus memiliki empati tinggi, keadaan bangsa saat ini sangat berat. Terlebih adanya corona, sekarang ini kita (BKKBN) diminta ancang-ancang buat penyimpanan anggaran. Sayapun minta teman-teman daerah bisa mereviue anggaran dengan baik,” katanya.

Hasto menambahkan, usai pelantikan para Kaper dibeberapa provinsi ini, iapun meminta buat menyampaikan program seratus hari kerja masing-masing kaper terlantik. “Saya ucapkan selamat menempati tugas baru,” tutupnya.(iza)