Terbukti Naikkan Harga Tak Wajar dan Menimbun, Tempat Usaha Akan Ditutup

SIDAK: Bupati dan Wakil Bupati Sambas kerap lakukan sidak ke pasar-pasar. Kegiatan ini akan lebih diintensifkan disituasi covid 19 dan jelang Ramadan. OZY- Pontianak post

SAMBAS– Langkah tegas akan diberikan jika pelaku usaha atau pedagang sembako terbukti menaikkan harga secara tak wajar termasuk menimbun stok disituasi seperti saat ini. Hal tersebut ditegaskan Bupati Sambas, H Atbah Romin Suhaili Lc MH. “Kami dari Pemkab bersama dengan Satgas Pangan Kabupaten Sambas, akan tegas kepada pedagang, pelaku usaha yang manaikkan harga seenaknya atau tak wajar disituasi sekarang ini. Sanksinya tegas yakni usaha akan ditutup, termasuk jika terbukti menimbun sembako,” kata Atbah.

Ketegasan tersebut dilakukan, lantaran ditengah kondisi covid 19 saat ini. Harusnya pedagang, pelaku usaha, juga turut berperan membantu masyarakat. “Kami mendorong pelaku usaha, bantu masyarakat disituasi seperti sekarang ini. Kalau bisa murahkan, jangan menimbun, kedepankan aksi tolong menolong antar sesama masyarakat Sambas,” katanya.

Dalam waktu dekat, akan ada surat edaran berkaitan dengan hal ini. “Nanti kami bersama Satgas Pangan, akan membuat edaran berkaitan dengan hal ini,”katanya.

Kebijakan tersebut, dilakukan dalam upaya membantu masyarakat ditengah wabah pandemi covid 19. Selain itu, sejumlah stimulus akan dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Sambas. “Stimulus ini nantinya akan diperuntukkan bagi masyarakat yang benar-benar terdampak situasi saat sekarang. Dan ini akan dimulai dengan dilakukannya pendataan oleh Dinsos PMD, bersama camat dan kepala desa,” katanya.

Data-data tersebut, diharapkan segera diisiapkan. Penting juga, harus warga yang benar-benar terdampak, tak boleh ada main-main dalam hal ini. Tentukan warga yang memang perlu dibantu dalam situasi saat ini. (fah)

error: Content is protected !!
Hubungi Kami!