Terganjal Kabut Asap, PIDB 2019 Tetap Jalan

dragon boat

TEMU MEDIA: Penyelenggara kegiatan Pontianak International Dragon Boat dan Khatulistiwa Run 2019 menggelar kegiatan Kopi Bareng Rekan Media, di Hotel Harris Pontianak, Sabtu (14/9). SITI/PONTIANAK POST

PONTIANAK – Ajang Pontianak International Dragon Boat dan Khatulistiwa Run 2019 yang akan digelar pada 20-22 September 2019 mendatang bakal terganjal kabut asap. Tanda-tanda itu semakin tampak, setelah ada peserta dari luar negeri yang membatalkan kepesertaannya dalam kegiatan bertaraf internasional ini.

“Yang mengundurkan diri itu, ada Hongkong dan Singapore. Kondisi cuaca seperti ini membuat  pemerintah mereka tidak memberikan izin untuk masuk ke Pontianak,” ungkap Ketua Panitia, Ongky Lesmana, kemarin.

Seyogyanya, ajang ini akan diikuti oleh tujuh negara, di antaranya, Indonesia, Malaysia, Filipina, Brunai Darussalam, Singapura, Hongkong dan Australia. Namun lantaran kabut asap yang tak juga hilang, peserta dari dua negara tersebut menyatakan mengundurkan diri. Ongky mengatakan bahwa pihaknya berusaha semaksimal mungkin meyakinkan peserta dari luar negeri bahwa kondisi Pontianak cukup aman, dan pihaknya siap menggelar kegiatan dengan sukses.

“Kita berusaha meyakinkan meraka bahwa cuaca di pontianak aman,” kata dia.

Ongky yakin bila penyelenggaran lomba dragon boat tidak terlalu berpengaruh dengan kondisi yang berkabut. Justru yang cukup dikhawatirkan adalah kegiatan Khatulistiwa Run. Menurutnya, tidak baik bila berlari dalam kondisi berkabut seperti ini.

“Kami sangat khawatir, tapi kami masih semangat. Kita berharap segera hujan,” tutur dia.

Ongky berharap, meski dalam kondisi cuaca yang tidak mendukung, kegiatan tersebut dapat berjalan dengan maksimal. Kontingen yand datang baik dari dalam dan luar negeri, diharapkannya mendapatkan kesan yang baik selama di kota ini. “Intinya kita akan buat yang terbaik. Bagaimana Pontianak ini bisa dikenal orang, dan para pengunjung punya pengalaman yang baik selama di sini,” kata dia.

Kekhawatiran juga diungkapkan oleh General Manager Hotel Aston Pontianak, Anto W Soemartono. Ia khawatir bila penyelenggaraan International Dragon Boat dan Khatulistiwa Run 2019 berjalan tidak sesuai yang diharapkan lantaran kabut asap.

“Bisa jadi nanti banyak orang dari luar yang mau datang mendadak jadi tidak bisa datang,” kata dia.

Sejauh ini, menurutnya belum ada kenaikan yang signifikan terhadap tingkat hunian di hotel tersebut. Bahkan sebaliknya, kabut asap membuat okupansi menurun. Dia pun belum dapat memprediksi akankah ada kenaikan okupansi saat penyelenggaraan kedua agenda tersebut. “Pemesanan kamar biasanya mendadak,” pungkas dia. (sti)

Read Previous

Menpora Mundur, Jokowi: Pak Imam Nahrawi Sudah Jadi Tersangka

Read Next

Komitmen Bangun Sambas, Mursalin Sambangi PKB

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *