Terima 12 Pucuk Senpi Rakitan dari Masyarakat

TERIMA SENPI: Jajaran Polsek Sanggau Ledo menerima 12 pucuk senpi rakitan dengan berbagai jenis dari masyarakat, bertempat di Balai Dusun Dawar, Desa Piak, Kecamatan Sanggau Ledo, Kabupaten Bengkayang. FOTO IST

BENGKAYANG Sejumlah masyarakat di sekitar Dusu Dawar, Desa Piak, Kecamatan Sanggau Ledo mendatangi pihak kepolisian guna menyerahkan senjata api (senpi) rakitan milik pribadi kepada pihak kepolisian setempat. Adapun total senpi yang di serahkan sebanyak 12 pucuk terdiri dari jenis lantak sepuluh pucuk, jenis bomen satu pucuk dan jenis senapan angin satu pucuk.

Senpi-senpi tersebut diserahkan oleh masyarakat secara sukarela, bertempat di Balai Dusun Dawar Desa Pisak yang diterima langsung oleh Kapolsek Ledo beserta jajaran.

Terkait penyerahan senpi tersebut, Kapolsek Sanggau Ledo, Ipda Dwiyanto Bhanu Susilo mengatakan bahwa penyerahan senpi oleh masyarakat tersebut merupakan bagian dari program pengembangan pertanian berkelanjutan kebutuhan dasar masyarakat yang difasilitasi oleh BKSDA Provinsi Kalbar serta YPI (Yayasan Planet Indonesia) sebagai pemegang program.

“Penyerahan Senjata Api Rakitan dari masyarakat Dusun Dawar kepada Polsek Sanggau Ledo secara sukarela yang difasilitasi oleh BKSDA Provinsi Kalbar serta YPI (Yayasan Planet Indonesia) menukarkan program pengembangan pertanian berkelanjutan / kebutuhan dasar masyarakat,” jelas Kapolsek, Kamis (8/7).

Dia menuturkan bahwa hasil dari penyerahan senpi rakitan tersebut, jajarannya akan berkoordinasi dengan Sat Tahti Polres Bengkayang untuk menitipkan kembali senpi rakitan tersebut.

“Program penyerahan senpi rakitan ini merupakan langkah awal masyarakat untuk melestarikan satwa liar yang ada di kawasan cagar alam Gunung Nyiut dan membentuk mental warga untuk dapat melakukan aktivitas pertanian dengan tidak selalu mengandalkan hasil dari berburu serta menjaga kamtibmas yang kondusif,” papar Kapolsek.

Bersamaan dalam kegiatan tersebut, dirinya juga mensosialisasikan terkait pelaksanaan operasi pekat yang dilakukan di wilayah hukum Polsek Sanggau Ledo. Dia menjelaskan bahwa dalam ops pekat kali ini, kepolisian lebih mengedepankan penindakan dan penegakan hukum terhadap jenis kejahatan yang tergolong kerap menjadi penyakit di lingkungan masyarakat umum.

Sementara itu, Kepala Balai BKSDA Provinsi Kalbar, Sadtata N.A mengatakan bahwa ke depan berbagai program-program strategis juga akan dilakukan oleh pihaknya dengan kerjasama menggandeng pihak YPI. Salah satunya terkait pengelolaan CA Gunung Nyiut dengan melibatkan masyarakat sekitar kawasan untuk mempromosikan dan mengangkat kearifan lokal berlandaskan keuntungan lestari.

“Salah satunya mendorong Pelayanan Usaha Masyarakat Konservasi (PUMK) untuk menurunkan ketergantungan masyarakat terhadap CA Gunung Nyiut,” tutup Sadtata. (sig)

error: Content is protected !!
Hubungi Kami!