Terjaring Razia Masker, 68 Orang Dites Swab

RAZIA: Para pengguna jalan terjaring razia penggunaan masker di depan Auditorium Untan, Senin (6/7). Mereka yang saat terjaring razia tidak mengenakan masker harus diambil sampel swabnya. ISTIMEWA

PONTIANAK – Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) menggelar razia penggunaan masker untuk mencegah penularan Covid-19 kepada masyarakat di Kota Pontianak. Razia yang baru kali pertama digelar ini dilaksanakan di depan Auditorium Universitas Tanjungpura (Untan), Senin (6/7) sore.

Kepala Dinas Kesehatan Kalbar Harisson menjelaskan, kegiatan tersebut dilakukan untuk memantau kedisiplinan pengendara sepeda maupun sepeda motor dalam menggunakan masker. Bagi mereka yang terkena razia atau tidak memakai masker langsung diambil sampel swab untuk kemudian dilakukan pemeriksaan dengan RT-PCR. “Jadi kami ambil lendir tenggorokannya dan ini akan kami kirim ke laboratorium RS Untan,” ungkapnya.

Menurut Harisson, tujuan razia ini untuk mengingatkan masyarakat agar benar-benar mematuhi protokol kesehatan terkait Covid-19. Adapun protokol yang dimaksud adalah menggunakan masker, menjaga jarak dan razin mencuci tangan.

Di mana sedikitnya ada 68 orang yang terjaring dalam razia tersebut. Mereka yang diambil swab akan didata sampai nanti diumumkan hasilnya. Jika nantinya ada yang terkonfirmasi (positif) Covid-19 maka langsung akan dilakukan penelusuran kontak terhadap yang bersangkutan. “Kami serahkan (tracing) ke pemerintah kabupaten/kota (tempat asal pasien) agar keluarga atau orang-orang dekatnya juga langsung kami lakukan swab,” jelasnya.

Selain Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, kegiatan ini menurut Harisson juga didukung oleh Pangdam XII Tanjungpura serta Kapolda Kalbar. Kegiatan berlangsung selama satu jam saat ramai-ramainya para pengendara yang melintas. Termasuk mereka yang tengah berolahraga sepeda. “Saya rasa naik sepeda itu bagus. Naik sepeda, jalanan kaki, senam itu bagus ya, hanya memang mereka apalagi yang naik sepeda harus menggunakan masker,” pesannya.

Kebanyakan ia melihat para pengendara sepeda yang berolahraga masih tidak menggunakan masker. Ada anggapan jika menggunakan masker bisa berdampak pada hal negatif. Padahal, lanjut Harisson, tidak ada efek samping penggunaan masker ketika seseorang berolahraga sepeda.

Sementara mengenai kegiatan ini, rencanannya akan dilakukan di tempat-tempat keramaian lainnya. Razia akan terus berlangsung sampai batas waktu yang belum ditentukan. “Dan memang razia ini kami langsung melakukan swab terhadap yang terkena razia,” pungkasnya. (bar)

loading...