Thurman Dulu, Mayweather Kemudian

Eight-division world champion boxer Manny Pacquiao smiles as he arrives for a workout in Hollywood, California on July 10, 2019. – Pacquiao is training ahead of his July 20 bout against Welterweight World Champion Keith Thurman. (Photo by Frederic J. BROWN / AFP)

LAS VEGAS – Petinju kebanggan Asia, Manny Pacquiao kembali naik ring akhir pekan ini. Dia akan menghadapi Keith Thurman, petinju Amerika Serikat (AS) di MGM Grand, Las Vegas (21/7). Keduanya akan memperebutkan gelar kelas welterweight (menengah) WBA.

Petinju 40 tahun itu patut waspada. Apalagi dia akan kembali menantang petinju yang lebih muda. Thurman kini berusia 30 tahun, atau 10 tahun lebih muda dari Pacquiao. Selain itu, Thurman belum pernah terkalahkan sepanjang karir profesionalnya. Rekornya cukup bagus, 29 kali naik ring dan 22 kali berakhir dengan kemenangan KO.

Meski sudah tergerus usia, petinju Filipina itu mempersiapkan fisiknya dengan cukup baik menjelang menghadapi Thurman. Dia berupaya untuk membuktikan bahwa dia masih menjadi salah satu petinju terbaik dunia di usianya yang menjelang 40 tahun. “Saya menganggap ini akan menjadi salah satu pertarungan terpenting buat karir saya. Karena saya sudah 40 tahun dan saya ingin membuktikan sesuatu,” urainya sebagaimana dikutip Mirror.

Mantan juara delapan divisi itu hanya terpaut kurang dari tujuh bulan dari duel terakhirnya menghadapi Adrien Broner, Januari lalu. Pada pertarungan tersebut, Pacquiao menang mutlak atas Broner. Kala itu, isu kemampuan fisik Manny juga menjadi sorotan. Tetapi pada akhirnya dia membalikkan asumsi yang sempat beredar.

Sementara itu, Freddie Roach, pelatih Pacquiao mengatakan, Thurman adalah sosok petinju yang punya kualitas. Tetapi dia menyakini, kualitas dan pengalaman Thurman belum bisa menandingi apa yang dimiliki petinjunya. Sebagaimana diketahui Pacquiao sudah beredar selama 20 tahun di pentas tinju profesional.

“Pengalaman akan menjadi kunci. Manny pernah berada di sini sebelumnya, dan mampu mengendalikan emosinya. Tetapi, Thurman baru, mungkin dia akan menyesal,” koarnya. Skenario cukup penting lainnya sudah disiapkan bila petinju Filipina itu menang atas Thurman. Yakni menantang kembali Floyd Mayweather, superstar tinju dunia yang mengalahkannya pada 2015 silam.

“Manny Pacquiao akan menang pada ronde ke sembilan dan dia akan meminta Mayweather untuk duel ulang,” papar Roach. Dia percaya dengan kondisi petinjunya yang cukup fit dan tanpa cedera, akhir cerita nantinya bakal berbeda. (nap)

Read Previous

Perlu Analisa Tiga Nomor Handphone Saat Penyiraman Novel

Read Next

Spirit, Surat Cinta untuk Afrika

Tinggalkan Balasan

Most Popular