Tiba Malam, Beruntung Masih Bisa Daftar Ulang

Djarum

Hasna Yusria Qanita (tengah) peraih super tiket audisi umum beasiswa bulutangkis Djarum 2019 berfoto bersama usai pengumuman di GOR Satria, Purwokerto, Selasa (10/9/19). FOTO: HENDRA EKA/JAWA POS

Kegigihan Mengantar Mereka Mendekat ke Impian Besar

Ada yang tiap hari harus berbagi lapangan dengan 13 pemain lain. Ada yang sakit saat Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulu Tangkis dihelat di kota sendiri. Ada pula yang lolos setelah mencoba tiga kali. Kata Susy Susanti, antusiasme mereka harus didukung pembinaan yang tepat agar berbuah prestasi.

RAGIL PUTRI IRMALIA, Purwokerto

KEKAGETAN tergambar jelas di wajah Hasna Yusria Qanita. Seperti tidak percaya dengan apa yang baru saja dia dengar. Dari atas panggung, namanya yang pertama disebut Manajer PB Djarum Fung Permadi sebagai peraih Super Tiket tambahan.

Tapi, kekagetan itu hanya sesaat. Berganti kebungahan tak terkira. Upik (bocah putri) 10 tahun tersebut mengucap syukur sembari menutupkan kedua tangan ke wajah, sebelum kemudian bergegas ke panggung.

”Doa dia dan doa kami sebagai orang tua terkabul,” kata Sriyanto, ayah Hasna, yang mendampingi sang buah hati selama mengikuti Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulu Tangkis 2019 di GOR Satria, Purwokerto, Jawa Tengah.

Super Tiket tambahan diberikan kepada mereka yang kalah dalam audisi, tapi dipilih tim pemandu bakat. Dalam audisi di Purwokerto yang berakhir kemarin (10/9), dibagikan 15 Super Tiket tambahan. Grand final akan diadakan pada 17–19 November di GOR Djarum, Kudus, Jawa Tengah.

Super Tiket tambahan itu jadi pengobat duka Hasna saat kalah dalam semifinal U-11 putri. Lewat pertarungan ketat dalam tiga game, bocah asal Ngawi, Jawa Timur, tersebut takluk 15-21, 21-13, 21-23 oleh Bunga Kirana Larasati asal Wonosobo, Jawa Tengah. ”Dia terpukul sekali saat kalah,” kata Sriyanto.

Apalagi, Hasna tahu, seperti sudah diumumkan pihak Djarum Foundation, tahun ini terakhir audisi digelar. Karena itu, harapan terakhirnya adalah bisa meyakinkan tim pemandu bakat untuk memberikan Super Tiket tambahan. Dan harapan itu terkabul. ”Tidak sia-sia kami datang jauh-jauh dari Ngawi ke sini,” kata Sriyanto.

Read Previous

Dekranasda Pontianak Ajak Perajin Daftar HAKI

Read Next

Kota Tak Miliki Alat Pemantau Kualitas Udara

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *