Tiga Desa Di Kayong Utara Tergenang

Kondisi genagan air yang melanda di Tiga Desa Kecamatan, Simpang Hiir, Kabupaten Kayong Utara. Foto BPBD Kayong Utara

Drainase Sumbat Hambat Surutnya Air

SIMPANG HILIR -Tiga Desa di Kayong Utara, Kecamatan Simpang Hlir tergenang air pasca tingginya curah hujan dan naiknya pasang air laut. Tiga desa tersebut diantaranya Desa Mata-Mata, Desa Medan Jaya, dan Desa Batu Barat, Jumat (14/2).

Saat ini perlahan kondisi air sudah mulai surut, namun terhalang dengan saluran darinase yang semak tertutup rumput dan bangunan sehingga air tidak lancar. Untuk di desa Batu Barat kondisi air tidak separah dengan dua desa lainnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kayong Utara Muhammad Oma membenarkan mengenai terjadinya genagan air di Desa Mata-Mata, Medan Jaya, dan Batu Barat Kecamatan Simpang Hilir. Atas peristiwa ini, ia memastikan tidak ada korban jiwa.

“Ia memang benar, sejak kemarin hujan deras melanda Kayong Utara
hingga terjadinya genagan air. Kita sudah turun ke lokasi, dipastikan tidak ada korban jiwa. Kami dari BPBD pun terus memantau kondisi disana,” terang Oma kepada Pontianak Post, Jumat (14/2).

Hal senda dikatakan Kepala
Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten Kayong Utara Tomi Djunaidi, saat dilokasi ia melihat kondisi air memang sudah mulai surut, baik di sepanjang jalan Desa Medan Jaya, dan Mata-Mata dan Batu Barat yang tegenang genangan air, namun dengan ketinggian air bervariasi.

“Mulai dari jembatan Mata-Mata sampai Medan Jaya menuju kota Melano drainase jalan dan lingkungannya perlu penanganan serius, agar air cepat turun. Untuk Batu Barat tidak terlalu parah, “ungkapnya. (dan)

loading...