Tiga Kepala Daerah Teken Kerjasama

SEPAKAT: Kesepakatan Bersama (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Sambas, Pemerintah Kabupaten Bengkayang dan Pemerintah Kota Singkawang di Balairung Kantor Walikota Singkawang. Jumat (20/9) kemarin.Har/Pontianak Post

SINGKAWANG–Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie, Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili, dan Plt Bupati Bengkayang Agustinus Naon menandatangani Kesepakatan Bersama (MoU) antara Pemerintah Kab. Sambas, Pemerintah Kab. Bengkayang dan Pemerintah Kota Singkawang tentang Kerjasama Daerah Dalam Penyelenggaraan Urusan Pemerintah di Wilayah Kabupaten Sambas, Kabupaten Bengkayang dan Kota Singkawang di Balairung Kantor Walikota Singkawang. Jumat (20/9) kemarin.

Penandatanganan tersebut disaksikan Wakil Gubernur Kalbar, Ria Norsan.

Wagub mengatakan kerjasama antar daerah ini bertujuan guna melakukan percepatan pembangunan. Caranya, kata dia, dengan menggali dan mengoptimalkan potensi wilayah masing masing demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Wagub menambahkan banyak manfaat dari kerjasama antar daerah ini. Diantaranya managemen konflik antar daerah, dimana adanya kerjasama ini tentu akan mengantisipasi dan meminimalisir konflik, karena kerjasama mampu menjadi forum komunikasi dan dialog antar pemangku kebijakan di masing masing wilayah.

Kemudian manfaat lain adalah dapat melakukan efesiensi dan standarisasi pelayanan lalu pengembangan ekonomi dan pengelolaan lingkungan. Dalam bidang infrastuktur, contoh Wagub, misalkan Singkawang membangun jalan menuju Bengkayang, kemudian disambut pula pembangunan jalan oleh Pemkab Bengkayang ke Singkawang.

Dalam hal perekonomian, kata dia, boleh jadi antar daerah kerjasama terkait produk unggulan. “Bengkayang miliki produk unggulan apa. Misalkan jagung nah bisa dikirim ke Singkawang karena Singkawang memiki perusahaan produksi pakan ternak,” katanya.

Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie menyambut baik atas kerjasama ini. Karena Singkawang, Sambas dan Bengkayang inikan dulunya satu wilayah yang berdiri sendiri sesuai hasil pemekaran. Banyak hal yang akan dilakukan dengan kerjasama antar daerah ini. Contoh, kata dia, guna menopang pemaksimalan wilayah perbatasan membuat gerbang perbatasan yang dilengkapi dengan rest area. “Ini bisa dilakukan misalkan dengab mengambil konsep Tidayu,” katanya.

Ia mengatakan itu contoh saja, karena banyak hal lain bisa dilakukan seperti peningkatan ekonomi ketiga wilayah melalui potensi masing masing.  “Sebagai wilayah segitiga emas Singkawang juga mengambil kesempatan ini apalagi kawasan perbatasan di wilayah Sambas dan Bengkayang merupakan perbatasan negara, maka Singkawang bisa menyiapkan sarana prasarana guna mendukung orang ke wilayah Singbebas misalkan kita meningkatkan layanan penginapan, wisata dan lainya,” jelasnya. Pada intinya, kata dia, kerjasama ekonomi juga penting dalam rangka mempercepat peningkatan ketiga wilayah ini. (har)

loading...