Tiga Negara Bertemu Bahas Hak Masyarakat Adat

ADAT: Salah satu kegiatan adat masyarakat Dayak yang kaya akan nilai-nilai luhur, yang tersebar di tiga negara di Pulau Kalimantan. CITYPOST.ID

Forum Masyarakat Adat Heart of Borneo

PUTUSSIBAU – Kabupaten Kapuas Hulu menjadi tuan rumah perwakilan dari tiga negara untuk membahas upaya pemenuhan hak-hak masyarakat adat. Rencananya kabupaten ini akan menggelar seminar dan rapat tahunan Forum Masyarakat Adat Heart of Borneo (Forma HOB) yang berlangsung sepanjang 21 – 22 Agustus di Putussibau. Pertemuan ini dihadiri oleh perwakilan dari Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam.

Dalam pertemuan perwakilan tiga negara ini, mereka membahas hal-hal yang berkaitan dengan kegiatan perkebunan, kehutanan, pertambangan, pembangunan, dan konservasi. Hal tersebut sebagaimana penjelasakan ketua panitia pelaksana kegiatan, Herkulanus Sutomo Manna di Putussibau, Rabu.

Ketua Forma HOB Kalimantan Barat Markus mengatakan bahwa masyarakat adat yang tinggal di jantung Borneo, harus bisa hidup sejahtera dan terlibat dalam kegiatan-kegiatan ekonomi, pembangunan, serta konservasi. “Kami memfasilitasi berbagai kegiatan masyarakat di kawasan jantung Borneo dan saat ini bersama-sama memperjuangkan hak asasi masyarakat adat,” katanya.

Sementara Penjabat Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kapuas Hulu, Budi Prasetyo, mengatakan, seminar dan rapat tahun mengenai hak asasi masyarakat adat di jantung Borneo, harus mampu menghasilkan rencana program kerja untuk memenuhi hak dan melibatkan masyarakat adat dalam pembangunan. “Harus ada sinergi semua pihak agar apa yang ingin dicapai dalam perjuangan hak masyarakat bisa terwujud demi kemajuan pembangunan di kawasan jantung Borneo,” kata Budi. “Perlu dilakukan pemetaan, apa saja yang menjadi kebutuhan masyarakat adat dan itu perlu sinergi semua pihak,” sabungnya.

Sementara itu, Presiden Dayak National Congress (DNC) Sarawak Malaysia Paul Raja menekankan pentingnya memperjuangkan pemenuhan hak masyarakat adat di jantung Borneo supaya mereka bisa hidup lebih sejahtera. (arf)

loading...