Tiga Perusahaan Agriculture Nikmati Layanan Listrik Premium 

TAMBAH DAYA: Salah satu perusahaan yang bergerak di sektor agriculture melakukan tambah daya sekaligus menikmati listrik premium. PLN untuk Pontianak Post 

Tingkatkan Produktivitas di Tengah Pandemi 

PONTIANAK – Tiga perusahaan agriculture di Kalimantan Barat menambah daya dan menikmati layanan listrik premium PLN, untuk meningkatkan produktivitas pabrik. Tiga perusahaan itu, PT. Wilmar Cahaya Indonesia (WCI), PT. Joseph Tresna Karya (JTK), dan PT. Kalimantan Kelapa Jaya (KKJ). Acara selebrasi penyalaannya dilaksanakan di masing-masing lokasi pabrik, Rabu (25/11).

Kepala Unit PT. Wilmar, Muhammad Erwin, mengatakan penambahan daya listrik yang dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan produktivitas pabrik karena ada penambahan jenis produk yang dihasilkan. Perusahaan agriculture yang selama ini mengolah biji sawit menjadi produk minyak goreng, sabun, bahan baku kosmetik, dan lain-lain ini rencananya segera memproduksi minyak tengkawang.

“Peningkatan daya listrik dengan mutu yang andal sangat kami butuhkan untuk peningkatan produktivitas mesin di pabrik kami. Mengingat sistem kerja mesin kami saat ini menggunakan sistem digital sehingga rentan terhadap gangguan listrik, dan layanan premium PLN adalah jawabannya. Kami akan fokus pada bisnis yang kami jalankan, sementara urusan listriknya kami serahkan kepada PLN,” ungkap Erwin.

Terpisah, Suyatno, Project and Utility Manager PT. KKJ mengatakan bahwa listrik yang andal diperlukan untuk mesin-mesin di pabrik baru yang direncanakan beroperasi pada minggu ketiga bulan Desember. Perusahaan agriculture yang terletak di Jalan Raya Nusapati Kabupaten Mempawah ini fokus pada pengolahan daging dan air buah kelapa untuk kebutuhan ekspor ke beberapa negara Asia, Eropa, Timur Tengah, Amerika, Brazil, dan Argentina.

“Mesin-mesin baru kami  berteknologi Eropa dengan sistem digital, sehingga sangat peka terhadap gangguan listrik meski hanya sesaat. Gangguan tersebut dapat berakibat fatal pada proses produksi yang sedang dijalankan. Kami berharap dengan melakukan penambahan daya serta layanan premium kekhawatiran kami terhadap terjadinya gangguan listrik dapat teratasi,” tutur Suyatno.

Senior Manajer Niaga dan Pelayanan Pelanggan PLN Kalbar, Samuji, mengatakan bahwa pihaknya mendukung sepenuhnya upaya para pelaku bisnis dan industri dalam meningkatkan produktivitas usahanya melalui kesiapan serta keandalan pasokan listrik.

“Kami berharap bisnis agriculture di Kalimantan Barat dapat terus tumbuh sehingga berdampak positif bagi lingkungan sekitarnya,” kata Samuji.

Menurut dia, di masa pandemi ini, bisnis agriculture masih tetap eksis dan terus berkembang. PLN juga memahami dimasa pandemi ini banyak usaha-usaha yang terdampak, sehingga konsumsi listriknya berkurang.

Pemerintah melalui PLN memberikan stimulus Covid-19 dengan menghilangkan jam nyala minimum, sehingga pelanggan bisnis dan industri hanya membayar sesuai dengan apa yang dipakai.

“Kami terus berupaya meningkatkan mutu layanan, salah satunya dengan layanan premium sehingga suplai tenaga listrik ke pelanggan dapat lebih andal dan bermutu,” kata Samuji. (mse/r) 

 

error: Content is protected !!