Status Probable Covid-19
Tiga Warga Dimakamkan

DIMAKAMKAN: Tiga warga Sanggau yang meninggal dunia dengan status probable Covid-19 pada Rabu (9/6) kemarin dimakamkan dengan SOP Covid-19.FOTO BPBD FOR PONTIANAK POST

SANGGAU-Tiga warga di Kapuas, Rabu (9/6) dengan status probable Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) dikabarkan meninggal dunia. Ketiganya harus dimakamkan dengan standar operasional prosedur (SOP) pemakaman Covid-19.

Sebagai informasi, probable yaitu orang yang diyakini sebagai suspek dengan ISPA Berat atau gagal nafas akibat aveoli paru-paru penuh cairan (ARDS) atau meninggal dengan gambaran klinis yang meyakinkan Covid-19 dan belum ada hasil pemeriksaan laboratorium RT-PCR.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau, Ginting melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Sarimin Sitepu membenarkan informasi tersebut. Ketiga warga tersebut, dua orang adalah warga Kapuas dan satu orang warga Mukok.

“Iya, kemarin satu orang meninggal akibat Covid-19. Hari ini (Rabu,red) ada tiga orang. Dua dari Kapuas dan satu lainnya dari Mukok. Yang hari ini (meninggal) probable,” katanya dihubungi Pontianak Post via sambungan seluler, Rabu siang.

Berdasarkan data per 9 Juni 2021, jumlah warga meninggal dunia akibat Covid-19 berjumlah 33 orang. Untuk sebaran warga meninggal dunia tersebut ada di delapan kecamatan.

“Khusus yang meninggal Covid-19 itu berasal dari delapan kecamatan yakni Kapuas, Sekayam, Parindu, Tayan Hilir, Tayan Hulu, Meliau, Jangkang dan Mukok,” ungkapnya.

Sejauh ini, lanjut dia, jumlah meninggal dunia yang paling banyak berasal dari Kecamatan Kapuas berjumlah 13 orang. Kemudian, Sekayam berjumlah 8 orang, Parindu 6 orang dan Tayan Hilir 2 orang. Sementara itu, untuk wilayah Tayan Hulu, Meliau, Jangkang dan Mukok masing-masing satu orang yang meninggal dunia akibat Covid-19.

Mengingat kondisi Covid-19 yang belum mereda, pemerintah mengimbau kepada masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan sebagaimana yang telah ditetapkan pemerintah sebagai upaya pencegahan. (sgg)

error: Content is protected !!
Hubungi Kami!