Tiga Warga Sarawak Positif Corona, Midji Akan Karantina Warga yang Pulang dari Kuching

Penumpang keluar dari pintu kedatangan Bandara Supadio, Kamis (6/1). foto Shando Safela

PONTIANAK- Pemerintah Sarawak, Malaysia menyatakan tiga warganya terinfeksi virus Corona. Ketua Komite Manajemen Bencana Negara Sarawak, Datuk Amar Douglas Uggah mengatakan, dua orang yang dinyatakan positif berasal dari cluster yang menghadiri “Ijtimak” (pertemuan keagamaan) di Masjid Sri Petaling di Selangor dari 28 Februari hingga 1 Maret lalu, sementara Kasus 3 adalah anggota keluarga.

Oleh karena itu, ia menghimbau semua yang menghadiri pertemuan itu dan yang berada di Sarawak untuk segera menghubungi rumah sakit terdekat untuk penyelidikan COVID-19.

Sejauh ini, Departemen Kesehatan Sarawak telah melacak 236 peserta yang ikut dalam Ijtimak tersebut dan akan terus melacak Sisanya.

Menanggapi adanya kasus positif Covid-19 di Sarawak, Malaysia, Gubernur Kalbar Sutarmidji mengimbau masyarakat di provinsi ini tetap waspada. Ia meminta jangan ada lagi warga yang pergi ke negara terjangkit termasuk Malaysia.

“Saya marah juga ada masyarakat Kalbar yang tetap ke luar (negeri), mulai besok yang kembali dari luar termasuk Sarawak akan dikarantina 30 hari,” tulisnya di akun fanspage Bang Midji, Jumat (13/3). (bar)

Read Previous

Deklarasi Damai 320 Cakades

Read Next

Dorong Peningkatan Keterwakilan Perempuan di Panggung Politik

2 Comments

  • Setuju pak…dengan karantina rumah atau karantina yang tempatnya di sediakn pemerintah akan gampang mengawasi pergerakan pelaku perjalanan yang sudah terpapar. Namun untuk efektivitas karantina, harus ada pengawasan, tidak cukup self isolation ..akan banyak kegagalan..semoga Kalbar tetap aman dan kasus di NKRI terkendali

  • Bulan puasa menjelang lebaran bakalan ada ratusan mungkin bahkan ribu nya masyarakat Kalbar pada khususnya dan SKW SBS pada umumnya pasti pulang mudik.
    Jikalau pun ingin isolasi saran saya saja,tempatkanlah di kabupaten/kota masing2 minta pemkab/pemkot untuk menyediakan tempat isolasi,tidak tertumpu di ibukota provinsi,

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *