Tim Respatti Polres Kayong Utara Bekuk  Pelaku Pembalakan Hutan Lindung

SUKADANA – Response Cepat Tindak (Respatti) Satreskrim Polres Kayong Utara berhasil membekuk diiduga pelaku pembalakan liar di hutan lindung beserta barang bukti di Sukadana, Kabupaten Kayong Utara. Untuk pelaku dan barang bukti saat ini telah diamankan kepolisian guna pemeriksaan lebih lanjut.

Paursubbaghumas Polres Kayong Utara, Iptu Jaminto membenarkan mengenai hal tersebut.

Sabtu tanggal 17 Oktober 2020, telah melakukan penangkapan terhadap pelaku diduga melakukan tindak pidana pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan tentang mengangkut, menguasai, atau memiliki hasil hutan kayu yang tidak dilengkapi secara bersama surat keterangan sah.

Sementara, dalam hal ini Jaminto menegaskan pihak dalam hal ini Polres Kayong Utara akan melakukan tindakan hukum secara tegas, dan profesional pada pembalakan kayu tersebut.

“Intinya kami akan lakukan tindakan hukum secara tegas dan profesional pada pembalakan kayu tersebut. Pesan kepada masyarakat agar melapor bila menemukan hal serupa. Sedangka untuk dasar penangkapan tersebut adanya laporan Polisi Nomor : LP/43 – A/X/2020/Kalbar/ Res Kayong Utara, tanggal 17 Oktober 2020,”jelasnya kepada Pontianak Post, Selasa (20/10).

Ia mengatakan, pengkapan tersebut tentunya atas adanya laporan dari warga, dengan dugaan pelaku Azwandi alias Majit warga Dusun Tanjung Gunung, Desa Sejahtera Kecamatan Sukadana Kabupaten Kayong Utara telah melakukan pembalakan liar.

“Waktu kejadian sabtu tanggal 17 Oktober 2020 diketahui sekitar pukul 13.00 WIB, Tempat Kejadian Perkara (TKP) di sebuah sungai di hutan rawa sungai nyirih, Dusun Tanjung Gunung, Desa Sejahtera Kecamatan Sukadana Kabupaten Kayong Utara,”lanjut dia.

Dikatakan dia, untuk pelaku dikenakan pasal 83 ayat 1 huruf b Jo. Pasal 12 huruf e Undang-undang Republik Indonesia Nomor 18 tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan, dengan barang bukti yang diamankan- 37 (tiga puluh tujuh) batang kayu berbagai ukuran yaitu sekitar 10cm x 20 cm x 4m, dan sekitar 15 cm x 25 cm x 4 m.

Iptu Jaminto menceritakan, kronologi singkat pengakapan pada hari Sabtu, tanggal 17 Oktober 2020 sekira pukul 07.00 Wib, bhabinkamtibmas Desa Sejahtera, Kecamatan Sukadana, dan anggota Polsek mendapatkan informasi bahwa ada orang mengeluarkan rakit kayu dari kawasan gunung palung, di hutan rawa sungai nyirih, Dusun Tanjung Gunung, Desa Sejahtera Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara

Setelah itu, lanjut Jaminto anggota Polsek Sukadana di back up Anggota Sat Reskrim Polres Kayong Utara melakukan penyelidikan, pada pukul 13.00.Wib, namun ditengah perjalanan terlihat dua orang laki-laki yang baru saja keluar dari hutan sedang mengeluarkan kayu- kayu tersebut melalui jalur sungai.

“Berdasarkan dari keterang dua orang tersebut mengatakan bahwa kayu tersebut adalah milik Majid, dan kedua orang tersebut hanya disuruh mengeluarkan,”jelasnya.

Selanjutnya kata dia, anggota menemukan tumpukan kayu sejumlah 37 (tiga puluh tujuh) batang kayu berbagai ukuran yaitu sekitar 10cm x 20 cm x 4m, dan sekitar 15 cm x 20 cm x 4 m,

“Setelah dicek ternyata kayu tersebut tidak dilengkapi dengan dokumen yang sah dan kayu tersebut diakui milik Majid,”tutupnya (dan)

error: Content is protected !!