Tingkatkan Persaudaraan untuk Ketapang yang Harmonis, Maju dan Sejahtera

pontianak post

Foto bersama Bupati Ketapang dan Forkopimda serta ketua etnis-etnis di Ketapang setelah pembukaan raker dan pameran di pendopo.

Pentas Seni Budaya Dayak, Pameran Dewan Adat Dayak Kabupaten Ketapang 2019

PENTAS Seni Budaya Dayak, Pameran Dewan Adat Dayak Kabupaten Ketapang tahun 2019, yang mengusung tema “Melalui Pentas Seni Budaya Kita Tingkatkan Rasa Persaudaraan Dalam Keberagaman untuk Ketapang Yang Harmonis, Maju dan Sejahtera” secara resmi dibuka Bupati Ketapang Martin Rantan SH, M.Sos.

Pembukaan rapat kerja dan Pameran DAD Ketapang dilaksanakan di Pentas Seni Pendopo Bupati Ketapang, Rabu (4/9) pukul 15.00 WIB.  Sebelum membuka pameran, Bupati Ketapang juga melepas karnaval Budaya unsur DAD kecamatan, etnis budaya yang ada di Ketapang, organisasi perangkat dan SMA/SMP pada Rabu pagi.

Rapat kerja, pentas seni dan pameran DAD Kabupaten Ketapang bertujuan memantapkan program kerja DAD Ketapang. Selain itu memperkokoh nilai-nilai kehidupan budaya daerah dalam rangka memperkaya kebudayaan nasional. Demikian juga mengaktualisasikan, melestarikan dan mengembangkan seni budaya dalam menunjang pembangunan di Indonesia, khususnya di Kabupaten Ketapang.

Menurut Bupati Ketapang, secara sosial, Dewan Adat Dayak yang merupakan salah satu organisasi kemasyarakatan diharapkan juga dapat mendorong Bangsa Indonesia untuk mengaktifkan kembali modal sosial yaitu nilai-nilai luhur yang tersimpan dalam adat istiadat, tradisi dan budaya yang dianut secara turun temurun. Hal tersebut juga merupakan amanah dari Undang Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.

Bupati Ketapang berharap kegiatan rapat kerja, pentas seni budaya Dayak dan pameran DAD Kabupaten Ketapang tahun 2019 dapat meningkatkan kecintaan terhadap seni budaya Dayak untuk memperkaya khasanah budaya daerah Kabupaten Ketapang.

“Pelaksanaan kegiatan semacam ini menghasilkan ide-ide dan inovasi bagi pengurus Dewan Adat Dayak, pelaku dan penggiat budaya, serta masyarakat adat Dayak dalam mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi,” kata Martin Rantan.

Demikian juga mengetahui bagaimana mempertahankan adat istiadat yang telah dilaksanakan secara turun temurun dan dapat mempromosikan hasil karya putra putri Dayak Ketapang sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Pada akhirnya visi misi Bupati dan Wakil Bupati Ketapang terpilih yaitu Ketapang Yang Maju Menuju Masyarakat Sejahtera dapat diraih. (r/*)

Read Previous

Tiap Dua Tahun IQ sang Anak Terus Bertambah

Read Next

Andalkan Pengalaman Pemain ‘Tua’

Tinggalkan Balasan

Most Popular