Tingkatkan Sinergisitas dengan Jurnalis, PLN Kalbar Gelar Media Touring

Kubu Raya (21/8). Senior Manager SDM dan Umum PLN UIW Kalbar, Ordaia Arqam Nja’Oemar, melepas rombongan Media Touring yang diprakarsai oleh PLN UIW Kalbar, UIP Kalbagbar, dan UP3B Kalbar pada Rabu (21/8), diruang Integritas Kantor Wilayah.

Menurut Arqam, kegiatan Media Touring ini merupakan ajang mempererat tali silahturahim antara manajemen PLN Grup Kalimantan Barat dengan awak media.
“Media Touring ini pastinya akan menjadi wadah Sinergisitas antara PLN dengan rekan-rekan media. Momen ini juga dapat dimanfaatkan oleh rekan-rekan media untuk dapat lebih memahami proses bisnis yang dijalankan oleh PLN,” ujar Arqam.

Arqam juga menjelaskan bahwa kegiatan media touring ini akan berlangsung selama 3 hari, dengan rute kunjungan antara lain melihat secara langsung pola operasi mesin PLTU 2 X 50 MW Parit Baru site Bengkayang, berkunjung ke Gardu Induk Singkawang, melihat langsung proses pekerjaan pembangunan proyek listrik pedesaan di Dusun Gayung Bersambut dan Dusun Sempadang. Dan terkahir awak media akan diajak melihat PLTS pertama di Kalbar, yang terletak di Desa Sidding Kabupaten Bengkayang.

“Melalui setiap spot yang dikunjungi, hendaknya rekan-rekan media dapat menggali sebanyak mungkin informasi. Dan hal-hal positif yang ditemukan dapat disampaikan ke masyarakat sehingga masyarakat semakin paham. Teknis penyampaian informasi juga harus benar sehingga berdampak positif dalam mencerdaskan masyarakat melalui berita-berita yang dipublish,” tutur Arqam.

Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan sekilas overview kondisi sistem kelistrikan di Kalimantan Barat oleh Manager Sub Bagian Perencanaan Sistem, Harsian.

Menurut Harsian, kondisi sistem kelistrikan di Kalbar sudah sangat kondusif, rata-rata daya mampu pembangkit diseluruh daerah berada jauh dari kebutuhan masyarakat terutama saat beban puncak, antara Jam 17.00 – 22.00 WIB.

Melayani sekitar 1,1 juta Pelanggan, PLN Kalbar mempunyai daya terpasang sebesar 1.603 MVA.
“Untuk menjaga keandalan pasokan listrik, kami menghimbau kepada masyarakat untuk mengikhlaskan pohon serta tanam tumbuh miliknya untuk dapat segera dipangkas agar tidak mengganggu aliran listrik, serta tidak bermain layang-layang terutama dengan menggunakan tali kawat. Listrik itu milik kita bersama, karena kita juga yang menikmatinya, maka mari kita sama-sama menjaganya,” tutur Harsian.

error: Content is protected !!