Tracing Kasus Positif

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak Sidiq Handanu

PONTIANAK – Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Sidiq Handanu mengatakan pihaknya sudah melakukan pelacakan aktivitas terhadap lima orang yang dinyatakan positif Covid-19. Mereka yang dinyatakan positif itu adalah hasil tes cepat hingga tes usap di kawasan GOR SSA (Stadion Sultan Syarif Abdurrahman, pada Minggu (9/11).

“Kami sudah lakukan tracing, agar mau dilakukan isolasi mandiri, atau di rumah isolasi Rusunawa Pontianak,” kata Sidiq di Pontianak, kemarin.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan Kota Pontianak mencatat ada 89 orang yang mengikuti tes cepat di GOR SSA. Hasilnya didapatkan 16 orang yang reaktif. Mereka yang hasil tes cepatnya reaktif kemudian dilakukan tes usap. Hasilnya didapatkan lima orang yang positif.

Selain itu tes cepat juga dilakukan di warung kopi Pontianak, pada Sabtu (8/11). Untuk pengunjung yang hasilnya reaktif dilanjutkan pada tes usap.

“Untuk hasil tes usap di warkop hasilnya baru beberapa keluar dan ada yang positif,” kata Sidiq.

Sidiq menambahkan pengunjung warkop yang hasil tes usapnya positif Covid-19, di antaranya ada warga luar Kota Pontianak. “Dari luar akan kami sampaikan ke pemerintah kabupaten/kota warga itu berasal,” tambah Sidiq.

Sementara itu, sejak Senin (10/11) kemarin, aktivitas masyarakat kembali diperketat. Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak mulai memperketat aktivitas di tengah pandemi Covid-19 dengan melakukan pembatasan selama 14 hari ke depan. Seluruh aktivitas pada malam hari terutama warung kopi, cafe, rumah makan dan sebagainya, waktu operasionalnya hanya sampai pukul 21.00 WIB.

Begitu juga dengan taman-taman yang ada di Kota Pontianak juga ditutup sementara selama 14 hari. Taman-taman itu akan disterilisasi dengan menyemprotkan disinfektan. Sementara untuk Taman Akcaya yang masih ada aktivitas perdagangan dibatasi hanya sampai pukul 21.00 WIB.

Penyelenggara acara resepsi pernikahan juga harus membatasi jumlah undangan yang hadir. Ketentuannya, maksimum separuh dari kapasitas ruangan. Selain itu, penyelenggara mengatur secara ketat dengan protokol kesehatan.

Upaya penanganan lain yang dilakukan dengan menyemprot disinfektan secara berkala di pasar tradisional Demikian pula razia masker dan uji swab di pasar-pasar tradisional.

Sementara dalam https://covid19.pontianakkota.go.id/ tercatat sebanyak 602 kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kota Pontianak.

Untuk yang sembuh sebanyak 444 orang. Perawatan atau isolasi sebanyak 136 orang. Lalu meninggal dunia 22 orang. sedangkan kasus kontak erat sebanyak 2018 orang. Lalu kasus suspek 665 orang. Dari jumlah itu, 175 suspek dirawat di rumah sakit. (mse)

error: Content is protected !!
Hubungi Kami!