Transfer Gustavo Bisa Gagal

Hedipo Gustavo

Hedipo Gustavo

PALANGKARAYA–Bhayangkara FC baru saja mendatangkan dua pemain asing. Mereka adalah duo Brasil, Bruno Matos dan Hedipo Gustavo. Sayangnya, nama terakhir terancam gagal membela The Guardians –julukan Bhayangkara FC-.

Alasannya, negosiasi hanya dilakukan dengan Gustavo saja. Padahal, dia masih berstatus pemain Kalteng Putra. Kontraknya juga baru berakhir pada 31 Desember. Karena itu, manajemen Kalteng Putra sangat gusar. “Sesuai kontrak, Gustavo masih sah sebagai pemain kami sampai 31 Desember. Sebelum kami melepas, dia tidak akan bisa bermain di klub manapun,” kata Sekretaris Kalteng Putra, Sigit Wido.

Kabar ini membuat manajemen Bhayangkara FC bingung. Manajer Bhayangkara FC AKBP Sumardji mengaku sudah melakukan teken kontrak dengan Gustavo. Dalam kontrak itu, Gustavo diikat hingga akhir musim ini. Makanya, saat mendengar kabar soal penolakan Kalteng Putra, Sumardji kaget. “Saya malah baru tahu. Harusnya sudah beres, karena semua saya serahkan ke agen,” katanya saat dihubungi oleh Jawa Pos.

Padahal, Sumardji berencana memperkenalkan Gustavo pada Senin (9/9). Karena itu, dia akan berupaya mengejar kepastian kepada sang agen, Bejo Sultoni. Apalagi, selama ini dia melakukan komunikasi dengan Bejo untuk transfer Gustavo. “Mau nggak mau ya harus beres. Kami kan ditawari agen, saya sudah teken, harus segera diselesaikan,” tegas Sumardji.

Sedangkan Gustavo menjelaskan, saat ini tengah berada di kediaman Bejo. Tepatnya di kabupaten Gresik. Tapi, saat ditanya soal kepindahannya ke Bhayangkara FC, Gustavo enggan menjawab secara gamblang. “Saya belum berangkat ke Bekasi (home base Bhayangkara FC), masih di rumah agen saya,” katanya singkat.

Pihak Kalteng Putra berharap Gustavo segera kembali ke Palangkaraya. Apalagi, kehadirannya sangat dibutuhkan untuk skuad Laskat Isen Mulang –julukan Kalteng Putra-. Sejauh ini, Gustavo sudah bermain dalam 12 laga dan mencetak lima gol. catatan yang sangat agresif untuk pemain di posisi gelandang serang.

Statistik itulah yang membuat Kalteng Putra tetap ngotot mempertahankan Gustavo. Meski, ini bukan kali pertama Gustavo melakukan negosiasi tanpa sepengetahuan klub. Menurut Sigit, sudah dua kali Gustavo melakukan nego secara diam-diam. Yakni pada bulan Mei, saat itu Gustavo melaukan nego dengan klub asal Vietnam. Kemudian berlanjut pada 21 Agustus lalu saat bertemu dengan perwakilan tim asal Arab Saudi. “Tampaknya kebaikan kami justru di khianati. Ini yg kami sesalkan,” kata Sigit. (gus)

Read Previous

2020 Rumah Sakit Utara Dikerjakan, Pemkot Sediakan Anggaran Rp10 M

Read Next

Pasangan Pelajar Ngamar Ditertibkan

Tinggalkan Balasan

Most Popular