Tujuh Ruko di Sandai Hangus Terbakar

MEMBARA: Para petugas pemadam kebakaran dari tiga unit mobil pemadam kebakaran, berusaha memadamkan api yang membakar tujuh ruko di Jalan Pramuka, Sandai, Minggu (22/3) dini hari. ISTIMEWA

SANDAI – Kebakaran hebat terjadi di Jalan Pramuka Desa Sandai, Kecamatan Sandai, Minggu (22/3) dinihari. Sabanyak tujuh unit rumah toko (ruko) terbakar dalam musibah tersebut. Kebakaran yang diduga akibat hubungan pendek arus listrik ini tidak menelan korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah.

Kepala Polsek (Kapolsek) Sandai, AKP Riwayansyah, mengatakan kebakaran tersebut melanda tujuh unit ruko yang terletak di Jalan Pramuka, tepatnya di depan Resto dan Cafe Victoria Desa Sandai. “Api pertama kali terlihat sekitar pukul 01.30 WIB oleh Tepeng, warga yang tinggal tepat di depan ruko yang terbakar,” katanya, kemarin (22/3) di Sandai.

Dia menjelaskan, api pertama kali terlihat dari ruko milik Lai Pet Sen, yang menjual sepeda. Warga yang mengetahui ada kobaran api di ruko bagian atas langsung melaporkan kejadian itu kepada petugas pemadam. Sumber api yang berasal dari ruko yang terletak di tengah membuat api menjalar ke ruko di sampingnya. “Sekitar pukul 02.00 WIB api semakin membesar,” jelasnya.

Tiga unit mobil pemadam kebakaran dipastikan Kapolsek datang ke lokasi dan mencoba memadamkan api. Tingginya bangunan yang terbakar, diakui Kapolsek, menyulitkan petugas untuk memadamkan api. “Ruko yang terbakar itu ada yang dua lantai, tiga lantai dan ada yang empat lantai. Jadi petugas pemadam agak kesulitan untuk memadamkan api, karena kebakaran terjadi di lantai paling atas,” ungkapnya.

Sekitar tiga jam berjibaku memadamkan api, petugas pemadam akhirnya dipastikan dia berhasil memadamkan api sekitar pukul 05.00 WIB. “Kami masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran. Namun, dugaan sementara kebakaran diakibatkan oleh konsleting listrik yang berasal dari ruko milik Lai Pet Sen yang menjual sepeda,” paparnya.

Dia menegaskan, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Namun, akibat kebakaran tersebut, dipastikan dia juga bahwa tujuh ruko hangus terbakar. Bahkan, beberapa ruko, menurut Kapolsek, rata dengan tanah, khususnya ruko yang pertama kali terbakar. Kerugian ditaksir Kapolsek mencapai Rp3 miliar. “Ruko yang paling parah mengalami kerusakan adalah yang menjual sepeda dan mainan, bahkan rata dengan tanah,” paparnya.

Riwayansyah menambahkan, tujun ruko tersebut milik dua orang. Lima ruko, menurut dia, milik Lai Pet Sen. Dari keterangan yang didapatnya bahwa tiga ruko tersebut digunakan untuk menjual sepeda dan mainan anak-anak, sementara dua ruko lainnya dijadikan tempat sarang burung walet. Untuk dua ruko lainnya, Kapolsek menambahkan, merupakan milik Edy Susanto yang digunakan untuk sarang burung walet. (afi)

Read Previous

Raja Pimpin Ritual Paradje Bersih Negeri 

Read Next

ASN Sintang Terapkan Work From Home

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *